Xiaomi Mi 10T Dirilis, Ini Fakta Uniknya

Xiaomi Mi 10T – Xiaomi akhirnya merilis seri Mi 10T. Berbeda dengan lini Mi 9T tahun lalu yang terdiri dari HP-HP Redmi yang¬†re-branding. Seri Mi 10T lebih premium dan berada pada ‚Äėjalur‚Äô yang sama dengan seri Mi 10 yang telah rilis terlebih dahulu. Ketiga HP dari seri Mi 10T mengusung konektivitas 5G dan komponen premium, namun untuk harga yang lebih terjangkau ketimbang seri Mi 10.

Plus, ketiganya juga membawa beberapa fitur menarik yang tidak akan bisa kita temukan pada seri Mi 10 yang notabene lebih mahal lagi. Untuk info lebih lengkap mengenai seri Mi 10T, langsung saja simak ulasan berikut ini.

Daftar HP

Xiaomi Mi 10T

Seri flagship terbaru dari Xiaomi terdiri dari Mi 10T Lite (yang paling murah). Mi 10T (yang jadi varian standar) dan Mi 10T Pro (yang hadir dengan konfigurasi jeroan maksimal antara ketiganya). Secara keseluruhan, trio Mi 10T ini dirancang untuk menawarkan spesifikasi premium khas flagship, di harga yang ramah bagi dompet.

Mi 10T dan Mi 10T sendiri, ditenagai oleh Snapdragon 865. Sementara Mi 10T hanya mengandalkan¬†chipset mid-range¬†‚Äď Snapdragon 750G, sebagai dapur pacu utama. Meskipun begitu, ketiganya menawarkan layar dengan¬†refresh rate¬†tinggi (hingga 144Hz), baterai jumbo dan MIUI 12 terbaru.

Desain

Desain Xiaomi Mi 10T

Untuk urusan desain, Mi 10T dan Mi 10T Pro adalah kembar. Keduanya memiliki layar ber-bezel tipis dengan punch-hole pada bagian kiri atas dan modul kamera belakang berbentuk persegi panjang dengan orientasi vertikal. Hanya Mi 10T Lite saja dari ketiganya yang berbeda cukup signifikan.

Sebagai awalan, Mi 10T Lite berbagi banyak kesamaan dengan Poco X3. Kesamaan ini berada pada modul kamera belakangnya berbentuk lingkaran dan punch-hole untuk kamera selfie dengan posisi pada tengah HP. Selain itu, rangka pada Mi 10T Lite juga masih berbahan plastik, alih-alih aluminium seperti dua saudaranya.

Layar

Baik Mi 10T maupun Mi 10T Pro sama-sama mengusung layar 6,67 inci beresolusi FHD+ dengan refresh rate 144Hz. Mi 10T Lite juga punya layar dengan ukuran dan resolusi yang sama, namun refresh rate-nya hanya 120Hz saja. Refresh rate dari ketiga HP ini bersifat variabel alias akan menyesuaikan dengan konten yang tampil.

Lebih lanjut, tidak seperti seri Mi 10, seri Mi 10T tidak menggunakan panel OLED. Untuk bisa memangkas harga, Xiaomi hanya membekali seri Mi 10T dengan panel IPS. Tidak hanya itu saja, fitur sensor fingerprint dalam layar yang ada pada seri Mi 10, juga absen pada seri Mi 10T. Itu digantikan dengan sensor fingerprint samping yang menyatu dengan tombol power.

Baca Juga:

Performa

Mempercayai snapdragon 865 sebagai otak pemrosesan utama bagi Mi 10T dan Mi 10T Pro. Jadi kinerjanya tidak perlu kita ragukan lagi.¬†Chipset flagship¬†terbaru dari Qualcomm itu terkombinasikan dengan penyimpanan UFS 3.1 ‚Äď 8GB (Mi 10T Pro), 6/8GB (Mi 10T), dan RAM LPDDR5 ‚Äď 128/256GB (Mi 10T Pro), 128GB (Mi 10T).

Sementara itu, Mi 10 Lite hanya memiliki Snapdragon 750G bersama dengan RAM 6GB dan penyimpanan 64/128GB. Chipset yang ada pada Mi 10T Lite telah mendukung 5G dan berada tepat di bawah Snapdragon 765 yang digunakan di beberapa HP luar biasa seperti OnePlus Nord, Redmi K30 dan LG Wing.

Kamera

Beralih ke sektor kamera, Mi 10T dan Mi 10T Pro membawa konfigurasi triple-camera dengan kamera utama berkekuatan 64MP untuk Mi 10T dan 108MP untuk Mi 10T Pro. Berbeda pada kamera utama, keduanya sama memiliki kamera ultra-wide, macro serta selfie, yang masing-masing beresolusi 13MP, 5MP dan 20MP.

Yang menarik, Mi 10T Lite yang lebih murah justru mengusung empat kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 64MP, ultra-wide 8MP, macro 2MP dan depth 2MP. Sementara itu, kamera selfie hanya ada satu untuk resolusi yang lebih rendah dari Mi 10T dan Mi 10T Pro, yaitu 16MP.

Baterai

Salah satu nilai jual utama dan alasan mengapa seri Mi 10 begitu menakjubkan adalah dukungan fast-charging 120W yang mampu mengisi daya dari 0 hingga 100% dalam waktu 20 menit saja. Sayangnya, Xiaomi memutuskan untuk tidak membawa fitur pengisian daya super cepat itu ke seri Mi 10T.

Mi 10T dan Mi 10T Pro memiliki baterai 5,000 mAh, sementara Mi 10 Lite agak lebih rendah dengan 4,820mAh. Ketiganya sama-sama mendukung fitur fast-charging 33W yang bisa isi daya dari 0 sampai 50 persen dalam waktu 50 menit atau hingga penuh dalam waktu kurang dari 1,5 jam.

Harga

Yang terakhir adalah harga. Mi 10T Pro memiliki harga mulai dari US$702 atau sekitar Rp10,3 juta, sementara Mi 10T seharga US$526 atau sekitar Rp7,7 juta untuk varian terendah. Mi 10T Lite jadi yang paling ekonomis dengan harga yang benar-benar terjangkau yaitu US$327 atau sekitar Rp4,8 juta.

Sejauh ini, belum ada yang tau apakah Xiaomi akan memasarkan seri Mi 10T secara resmi untuk Indonesia. Namun untuk pasar Eropa, seri Mi 10T telah tersedia sejak awal bulan Oktober ini.

Demikian ulasan mengenai apa saja yang perlu kita ketahui dari seri Mi 10T yang baru saja hadir. Jika Xiaomi menjualnya secara resmi untuk Indonesia, akankah kamu tertarik untuk membelinya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: