Senin, 22 Juli 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi 5g aman dan luar biasa

Teknologi Informasi | Departemen Pertahanan AS 
Yakini Teknologi China Akan Pimpin Jaringan 5G

Unit Inovasi Pertahanan (DIU) Departemen Pertahanan Amerika Serikat (DoD) merilis laporan "THE 5G ECOSYSTEM: RISIKO & PELUANG UNTUK DOD". 

Laporan tersebut mengindikasikan bahwa CHina, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang sedang di posisi terdepan dalam bidang ini, dan negara-negara lain pun mengejar penyebaran 5G. Inggris, Jerman, dan Prancis dapat dirasakan sebagai 'eselon kedua' di sektor pembangunan 5G, sedangkan Singapura, Rusia, dan Kanada adalah'eselon ketiga'.

Departemen Pertahanan AS Yakini Teknologi China Akan Pimpin Jaringan 5G

Teknologi Informasi - Laporan tersebut menunjukkan bahwa lanskap kompetisi nirkabel telah merasakan perubahan luar biasa. Pendapatan global Huawei bertambah dari selama USD28 miliar pada 2009 menjadi USD107 miliar pada 2018. 

Spesialis TI: Saat meningkatkan, Bank Mandiri harus memastikan sistemnya siap
MediaTek Memperkenalkan Platform Kecerdasan Buatan Terbaru

Dilansir dari laman Giz China, semua pemimpin pasar tradisional laksana Ericsson dan Nokia menurun pada periode yang sama. Pabrikan smartphone China laksana Huawei, ZTE, Xiaomi, vivo, dan Oppo sudah berkembang pesat di pasar global. Meskipun penjualan di pasar AS masih relatif kecil, mereka tumbuh dengan cepat.

Pada 2009, 10 perusahaan Internet teratas ialah perusahaan Amerika. Saat ini, perusahaan China menduduki empat "kursi" dan tren ini masih berlangsung. Jika mereka terus memimpin, maka jaringan masa mendatang yang diwakili oleh 5G bisa jadi akan lebih condong ke China.


China sendiri sudah mengerahkan selama 350.000 BTS 5G atau 10 kali lipat dari Amerika Serikat. Pabrikan perlengkapan telekomunikasi besar, tergolong Huawei dan ZTE, secara aktif mempromosikan pembangunan 5 G (termasuk layanan komersial dan konsumen). 

Perusahaan China pun telah meluangkan layanan konstruksi jaringan 5G guna pasar luar negeri laksana Eropa. Meskipun Amerika Serikat telah berjuang mencegah sekutu Eropa guna bekerja sama dengan Huawei, data mengindikasikan bahwa Huawei sudah memasok lebih dari 10.000 BTS di luar negeri.

0 komentar:

Posting Komentar