Rabu, 17 Juli 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi di era globalisasi


Hal ini guna menghadapi era globalisasi laksana sekarang, keterbukaan dan kecepatan informasi menjadi urusan yang mustahil dihindari. Efek itu juga dominan  pada kehidupan sosial yang semakin dinamis. Menghadapi efek globalisasi, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) diminta guna selalu menambah kinerjanya.

Pesan tersebut dikatakan Bupati Kudus H.M. Tamzil yang membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ketika upacara hari ulang tahun Bhayangkara ke-73 Polres Kudus berlokasi di alun-alun simpang tujuh Kudus,


Hadapi Tantangan Globalisasi, Tamzil Minta Polri Diminta Lebih Responsif

Teknologi Informasi - Dalam amanat tersebut, dikatakan bahwa globalisasi pun menyebabkan gangguan ketenteraman dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) semakin berkembang. Oleh sebab itu, Polri mesti mereformasi kinerjanya secara lengkap baik penambahan dalam pemakaian teknologi maupun pelayanan masyarakat.


"Pada era globalisasi, permasalahan sosial bakal semakin dinamis. Begitu pula pola teknologi dan modus durjana di masyarakat bakal semakin berkembang. Bagi itulah, Polri mesti responsif dalam menghadapi evolusi zaman. Selalu tingkatkan deteksi dan penanganan yang tepat. Pastikan seluruh pekerjaan berjalan dengan lancar. Masyarakat pun semakin cerdas dan menuntut pelayanan polisi yang semakin baik. Permudah layanan masyarakat, pun berantas pungli dan calo di badan Polri," ujarnya.

Selama 73 tahun mengabdi, Polri telah tidak sedikit memberikan sumbangsih untuk negeri.

Di samping itu, HUT ke-73 Bhayangkara diinginkan menjadi refleksi guna mengoptimalkan pengamalan tugas dan faedah Polri.
Bukan melulu tentang keberhasilan yang telah dijangkau tapi mesti menyadari adanya kekurangan dan kekurangan. Hal itu menegaskan kelemahan harus menjadi kendala untuk menjadi lebih baik ke depannya.




"Kekurangan mesti menjadi pemacu dalam menambah kualitas polri. Saya harap polri terus mengintensifkan komunikasi dan berantas sindikat hukum yang ada. Saya yakin polri bisa menjadi perekat kebhinekaan bangsa Indonesia," harapnya.

Usai upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Bhayangkara, H.M. Tamzil beserta istri bareng wakil bupati H.M. Hartopo beserta istri menyerahkan sejumlah penghargaan untuk pemenang lomba dalam rangka HUT Bhayangkara. Penampilan dari polisi cilik polres Kudus yang serempak dan apik turut meramaikan acara. Polisi cilik polres Kudus ialah perwakilan siswa-siswi dari 26 SD se-kabupaten Kudus asuhan polres Kudus. Barisan polisi cilik sudah tampil di hadapan presiden Jokowi di Istora Senayan ketika HUT Bhayangkara tahun lalu.

Rangkaian acara HUT Bhayangkara dilanjutkan dengan kirab budaya. Terdapat 25 kesebelasan yang tampil dihadapan bupati dan Forkopinda. H.M. Tamzil beserta Forkopinda mencukur pita dan melepas balon guna membuka kirab.



0 komentar:

Posting Komentar