Kamis, 11 Juli 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan


Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin meminta guru guna memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) edukasi untuk mengintegrasikan pembelajaran berbasis teknologi dalam menyongsong era Industri 4.0.

"Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi ketika ini telah semakin maju, tergolong dalam bidang pendidikan, di mana belajar tidak mesti sedang di ruang kelas, di mana juga dan kapan juga dapat dilaksanakan dengan memakai akses internet,"

Guru diminta manfaatkan TIK pendidikan

Teknologi Informasi - Pernyataan tersebut disampaikannya di sela-sela membuka Bimbingan Teknis Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang diadakan UPTD Balai Tekkomdik pada Dinas Pendidikan Aceh.

Ia menyatakan proses belajar melatih akan menjadi lebih mudah bilamana dapat memanfaatkan teknologi dan berkaca pada situasi saat ini, di mana guru untuk tercebur dan bekerjasama bersama dengan teknologi.

"Revolusi industri 4.0 sudah memberikan desakan baru untuk transformasi dunia edukasi dalam sejumlah tahun terakhir dan ini sejalan dengan pertumbuhan teknologi informasi yang semakin pesat," katanya.




Berdasarkan keterangan dari dia Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memuat seluruh teknologi yang bersangkutan dengan penanganan informasi yang mencakup pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran dan penyajian informasi.

Ia menuliskan guru mesti bisa memanfaatkan TIK guna kepentingan penguatan dan pengembangan aspek utama edukasi seperti konten, pedagogik dan manajemen pendidikan.

Lemajuan TIK sudah menjadi simbol gelombang perubahan, bila diibaratkan TIK ialah arus badai, maka sekurang-kurangnya terdapat tiga sikap dalam menghadapi evolusi teknologi informasi tersebut.

"Pilihan kesatu membina dinding yang kokoh supaya tidak terpapar badai tersebut, opsi Kedua membisu dan tidak mempedulikan diri anda terbawa arus dan opsi Ketiga memanfaatkan arus itu sebagai sumber energi," imbuhnya.

Kadisdik Aceh menuliskan peningkatan kompetensi guru merupakan keperluan yang mendesak dalam upaya memajukan dunia edukasi di Aceh yang menitik beratkan pada upaya-upaya dan perbuatan yang bakal ditempuh.

Sebelumnya ketua panitia, Syarbaini menuliskan Bimbingan Teknis Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akan dilangsungkan dari 8-13 Juli 2019.


Kegiatan tersebut dibuntuti 75 orang guru jenjang SMA/SMK dan PLB, yang tujuannya ialah dalam rangka menambah kompetensi guru bidang TIK guna mengembangkan bahan ajar yang kreatif dan inovatif.


0 komentar:

Posting Komentar