Jumat, 28 Juni 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi terdiri dari


Studi yang dilaksanakan Microsoft dan IDC berhubungan dengan keyakinan konsumen terhadap organisasi dan perusahaan penyedia layanan menyinggung bahwa teknologi kecerdasan produksi (AI) menjadi salah satu hal pendukung urgen di layanan digital.

“AI ketika ini tidak lagi menjadi urusan yang aneh, bahkan sudah menjadi urusan umum. AI pun telah menjadi unsur penting untuk Microsoft, sebab kami yakin AI dapat membantu konsumen dalam menambah kehidupan mereka,” ujar Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee.

Teknologi Informasi

Teknologi Informasi - Studi Microsoft dan IDC menyinggung bahwa tingkat kesadaran konsumen Indonesia terhadap teknologi AI tinggi. Kesadaran konsumen terhadap AI dinamakan studi IDC ini berkat ketersediaan informasi dari sekian banyak  sumber, dinyatakan 52 persen partisipan studi berasal dari media.

Bagaimana tanggapan kamu mengenai tulisan ini?

Happy Inspire Confuse Sad
Di samping itu, studi ini pun menyebut bahwa sebesar 71 persen konsumen di Indonesia mempunyai ekspektasi positif berhubungan dengan masa mendatang AI.

Head of Operations IDC Indonesia Meivira Munindra menyinggung ekspektasi positif konsumen Indonesia ini lebih tinggi dari tingkat rata-rata konsumen di Asia Pasifik, sebesar 49 persen.


Sebesar 86 persen konsumen Indonesia menyatakan percaya bahwa teknologi AI bukan menggantikan mereka dalam bidang pekerjaan, namun malah membantu memudahkan dan menambah performa pekerjaan.

Sebesar 15 persen konsumen Indonesia menyinggung bahwa kehadiran AI meminimalisir peluang mereka dalam mengerjakan rutinitas kegiatan berulang, sementara 49 persen optimis bahwa AI bisa membantu mengerjakan pekerjaan dengan lebih baik.

Partisipan studi ini, terdiri dari generasi Z, generasi Y, generasi X, dan generasi Baby Boomer, mempercayai bahwa pemerintah dan perusahaan teknologi menjadi pihak yang bertanggung jawab dalam meyakinkan AI dimanfaatkan dengan baik, dengan setiap persentase sebesar 43 persen dan 41 persen.

Namun, sebesar 48 persen generasi Z dan 43 persen generasi Baby Boomer, menyinggung bahwa perusahaan teknologi butuh turut berperan dalam menata regulasi berhubungan etika pemakaian AI.

Sementara itu, studi bersangkutan keyakinan konsumen ini turut menyinggung bahwa membangun keyakinan konsumen tidak melulu menjadi tugas perusahaan penyedia layanan, khususnya perusahaan teknologi, namun pun menjadi kegiatan rumah pemerintah.





Namun, baik generasi Z sebesar 48 persen, generasi Y sebesar 47 persen, generasi X sebesar 42 persen, dan generasi Baby Boomer sebesar 49 persen yang menjadi partisipan studi ini sepakat bahwa perusahaan teknologi sebagai pihak dengan peran besar dalam membangun keyakinan konsumen.




Wahana Robo Rides ini merupakan salah satu wahana yang menjadi favorite bagi para pengunjung yang datang pada acara "Robopark Indonesia tahun 2015 kemarin". Karena Wahana Robo Rides ini bisa bergerak / jalan sesuai dengan keinginan kita. Bahkan, anak - anak yang sudah menaiki Wahana Robo Rides ingin terus - menerus menaikinya lagi, karena anak - anak tersebut merasa bahwa dirinya yang sedang menaiki Wahana Robo Rides tersebut, sedang merasa / berimajinasi bahwa ia sedang menaiki Dinosaurus sungguhan.


Wahana Robo Rides juga bisa menjadi salah satu tempat untuk kita berfoto bersama Dinosaurus - Dinosaurus yang akan tampil di Robopark Indonesia di Baywalk Mall nanti. Berikut beberapa foto anak - anak yang sedang menaiki Wahana Robo Rides

0 komentar:

Posting Komentar