Kamis, 27 Juni 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi politeknik negeri padang


Politeknik Negeri Padang (PNP) Sumatera Barat pada tahun doktrin 2019 akan meluangkan 1.549 kursi guna mahasiswa baru yang bakal diterima melalui sejumlah jalur seleksi.

Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Perencanaan Sistem Informasi PNP, Maidar menuliskan proses penerimaan mahasiswa telah mulai dilaksanakan dengan jalur Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN) dengan kuota mahasiswa sejumlah 299 orang dan jalur beasiswa bidikmisi sejumlah 288 orang.

Teknologi Informasi | teknologi informasi politeknik negeri padang

Teknologi Informasi - "Sedangkan jalur Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) yang pun sudah dilakukan menyediakan kuota sejumlah 540 kursi dari 4.287 total calon mahasiswa yang mendaftar," ujar Maida untuk GATRA.com di Padang.

Dirinya menuliskan peserta yang lulus melewati jalur seleksi UMPN akan diberitahukan pada 27 Juni secara online. Penerimaan mahasiswa baru melewati jalur ini dilaksanakan secara bareng oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang dibuntuti oleh 42 Politeknik Negeri di Indonesia.


Di samping ketiga jalur seleksi tersebut, tersedia pun seleksi penerimaan mahasiswa baru Prodi Teknik Listrik yang berkolaborasi dengan PT PLN (Persero) dengan kuota 25 mahasiswa. Selain tersebut juga terdapat penerimaan mahasiswa Prodi Teknik Alat Berat berkolaborasi dengan PT Trakindo Utama dengan kuota mahasiswa sejumlah 55 orang, dan MSU International Progression Program sejumlah 15 orang.

Penerimaan melewati jalur berdikari akan dimulai setelah pemberitahuan UMPN sampai 3 Juli, dengan jadwal ujian pada 1-3 Agustus dengan proses seleksi memakai sistem komputer. Di samping itu, Maida melafalkan ada penerimaan jalur kerjasama antara PNP dengan pemerintah kota Padang Panjang dengan kuota sejumlah 60 orang.


"Kouta penerimaan tahun 2019 merasakan peningkatan sejumlah 164 kursi dari tahun sebelumnya. Dikarenakan adanya penambahan ruang belajar di sejumlah prodi, laksana prodi perangkat berat, telekomunikasi D4, elektronika, dan lainnya," ucapnya.

Setelah proses seleksi berlalu dilakukan, mahasiswa baru bakal menjalani serangkaian tes napza dan tes buta warna. Calon mahasiswa yang terdeteksi mengonsumsi napza bakal langsung digugurkan sebagai calon mahasiswa PNP.

Maidar bercita-cita seluruh calon mahasiswa yang meregistrasi ulang mempunyai kriteria yang disyaratkan dan terbebas dari praktik pemakaian obat-obat terlarang.

"Untuk tes buta warna khusus untuk calon mahasiswa yang lolos di program studi Teknik Listrik, Elektronika, Telekomunikasi dan Komputer," kata Maidar.




0 komentar:

Posting Komentar