Rabu, 19 Juni 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi online


Perusahaan penyedia jasa teknologi informasi, PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY), bakal mencatatkan saham perdana (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada Penawaran Umum ini, Perseroan menawarkan sejumlah 600 juta saham.


Teknologi Informasi - Direktur Utama ENVY, Mohd Sopiyan bin Mohd Rashdi, menargetkan duit yang terhimpun dari IPO ini selama Rp 240 miliar sampai Rp 360 miliar. Calon emiten ini menawarkan harga penawaran umum saham perdana dikisaran Rp 350-Rp 475 per saham.

"Diperkirakan listing Senin, 8 Juli 2019 mendatang," kata Sopiyan, Selasa (18/6).

ENVY pun melaksanakan program penjatahan saham guna karyawan (ESA) sebesar 18 juta saham. Total jumlah saham yang bakal dicatatkan oleh Perseroan ialah sebesar 1,8 miliar saham, termasuk semua saham biasa atas nama pemegang saham sebelum IPO sebesar 1,2 miliar saham.

Baca Juga : Perkembangan Teknologi dan Sosial Media Sudah Tidak Bisa Dihindari

Perolehan dana dari IPO ini akan dipakai untuk pekerjaan usaha Sistem Integrasi Informatika sebesar 31,40 persen. Perseroan pun akan memakai sebanyak 24,56 persen dana untuk pekerjaan usaha Sistem Integrasi Telekomunikasi.

Sebanyak 2,11 persen dana akan dipakai untuk riset dan pengembangan. Sementara sisanya dipakai untuk pembayaran beberapa utang Perseroan dan modal kerja antara beda gaji karyawan, sewa kantor, serta biaya-biaya umum dan administrasi.

Dari sisi kinerja, Envy membukukan penghasilan sebesar Rp 80,35 miliar pada 2018 dan mengalami eskalasi sebesar Rp 77,16 miliar atau setara dengan 2.500 persen dikomparasikan 2017 yang melulu Rp 3,18 miliar. Berdasarkan keterangan dari Sopiyan, peningkatan penghasilan ini ditopang sebab adanya pemasukan modal dari pemegang saham baru serta proyek yang berkesinambungan.


SEKOLAH ROBOT INDONESIA



Baca Juga : Telkomsel Lakukan Inovasi Perkembangan 5G

Selain tersebut terjadi peningkatan penghasilan dari segmen sistem integrasi telekomunikasi sebesar Rp 10,27 miliar. Pendapatan ini naik sejumlah 4.300 persen atau setara Rp 10,51 miliar dari tahun kemudian dengan nilai penghasilan Rp 240 juta.

Hingga akhir tahun ini, manajemen optimistis pendapatan dapat mencapai Rp 102,76 miliar. Sementara tahun depan ditargetkan penghasilan menyentuh angka Rp 105,40 miliar. Laba bersih pun diproyeksikan menjangkau Rp 7,27 miliar pada tahun ini, sementara tahun depan Rp 23,79 miliar.

Aset tahun ini ditargetkan menyentuh Rp 391,46 miliar. Saat ini saham ENVY dipunyai dengan komposisi pemegang saham yakni perusahaan lokal sejumlah 25,50 persen, asing sejumlah 43,52 persen dan publik sejumlah 33,33 persen.

Baca Juga : Industri Kuliner Lokal Manfaatkan Peluang Dari Kemajuan Teknologi

0 komentar:

Posting Komentar