Rabu, 19 Juni 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi olahraga


PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) sah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (17/6). Melalui penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO), perusahaan sepak bola Bali United ini mendapat  dana segar sampai Rp 350 miliar.


Teknologi Informasi - Pada perniagaan hari perdana, harga saham BOLA sempat melonjak 69,14% ke Rp 296 per saham dari harga IPO sebesar Rp 175 per saham.

BOLA menawarkan 2 miliar saham yang setara dengan 33,33% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Dalam pendaftaran saham ini, BOLA menunjuk PT Kresna Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas sebagai penjamin penyelenggara emisi efek.

Dari dana IPO ini, Bali United akan memakai 60,5% dana IPO guna modal kerja. Antara lain guna merekrut pemain dan pelatih yang profesional, penyelenggaraan event serta operasional klub, megastore , dan akademi sepak bola. Kemudian, sejumlah 20,4% akan dipakai untuk penguatan struktur permodalan entitas anak.

Baca Juga : Ternyata Bangku Cukur Rambut yang Menjadi Inspirasi Dongkrak Mobil

Terakhir, sejumlah 19,1% akan dipakai untuk melakukan pembelian barang modal. Secara rinci, dana tersebut akan diperuntukkan untuk pengembangan kemudahan dan perlengkapan di stadion, pengembangan kemudahan latihan dan akademi, serta perluasan outlet Bali United Store dan Playland.

Dana ini pun akan dipakai untuk pengembangan teknologi informasi berupa software dan program customer relationship management (CRM) guna fans.

Sebagai informasi, perusahaan ini mempunyai Bali United Merchandise Store yang mempunyai satu megastore dan 19 toko kecil di Bali. Bali United pun mempunyai Playland, yaitu penyedia lokasi bermain anak di stadion. Bali United pun mempunyai Bali United Academy dengan murid mulai dari umur enam sampai 19 tahun.

Tak melulu itu, Bali United pun mempunyai drainase televisi Bali United TV, yakni drainase TV streaming online untuk peminat klub yang bisa diakses via YouTube dan Oona TV. Bali United pun mempunyai Bali Boga Sejahtera yang mengelola Bali United Cafe.

Klub sepakbola ini pun mempunyai PT Kreasi Karya Bangsa yang mengoperasikan agensi olahraga dan pemasaran, menyerahkan sponsor klub sepakbola di Indonesia, memutar video langsung streaming pertandingan sepakbola dan video sponsor iklan.

Baca Juga : Para Milenial Optimistis Raih Jurusan yang Dibidik Pada SBMPTN 2019

Di bidang media lain, Bali United mempunyai Radio Swara Bukit Bali Indah yang mengelola Bali United Radio. Bisnis beda perusahaan ini ialah eSports Club yang menggelar persaingan e-sport dalam negeri dan internasional. Bisnis ini dijalankan anak usahanya, yaitu PT IOG Indonesia Sejahtera

CEO Bali United Yabes Tanuri mengatakan, dengan dilepasnya saham Bali United guna umum, semakin tidak sedikit pihak yang menyokong tercapainya visi dan tujuan klub sepak bola ini.

"Kami hendak terus berinovasi baik di bidang sepak bola maupun industri olahraga dan hiburan secara luas," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama BEI Inarno Djajadi menuliskan Bali United menjadi klub sepak bola kesatu di Asia Tenggara yang melepas sahamnya ke publik melewati pencatatan saham di bursa.

"Kami harapkan perusahaan bisa terus merealisasikan prinsip good corporate governance (GCG) yang merangkum aspek transparansi, independensi, responsibility, dan fairness dengan mengerjakan keterbukaan informasi untuk regulator dan publik," katanya.

Baca Juga : Gambaran Betapa Pentingnya Kerahasiaan Bank 

0 komentar:

Posting Komentar