Rabu, 19 Juni 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi ojk


Otoritas Jasa Keuangan ((OJK) membuka peluang untuk PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), pengelola platform pembayaran digital LinkAja guna menjalankan bisnis pinjaman online.

Namun kriterianya, Finarya mesti mengemukakan izin menjadi pelaksana pinjaman online dengan memakai perusahaan yang berbeda.


Teknologi Informasi - Maklum, dalam POJK 77/POJK.01/2016 mengenai Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi, pelaksana layanan pinjaman online dilarang melakukan pekerjaan usaha di luar pekerjaan yang telah ditetapkan.


“Sebetulnya setiap POJK punya ciri khas sendiri, basic regulasi fintech ialah activity based regulation. Artinya ialah peraturan yang diciptakan hanya guna satu kegiatan saja,” katanya saat didatangi Kontan.co.id di Jakarta Selasa (18/6).

Baca : Era Industri 4.0, Teknologi Harus Mempermudah Bukan Gantikan Peran Manusia

Finarya ketika ini memang telah mengantungi izin dari Bank Indonesia sebagai penerbit duit elektronik. Izin diserahkan bank sentral pada 22 Februari 2019.

Nah urusan ini yang menghambat Finarya untuk mengemukakan izin ke OJK sebagai pelaksana pinjaman online.


SEKOLAH ROBOT INDONESIA

Meski demikian, Triyono bilang sebagai suatu platform, LinkAja masih dapat menyediakan layanan pinjaman online. Asalkan dikemukakan oleh perusahaan berbeda. Dalam urusan ini bukan Finarya.

Terlebih, andai proyeksi jangka LinkAja menjadi super app yang menyediakan pelbagai layanan finansial digital.

Baca: Firefox Bakal Punya VPN dan Cloud

“Dia (LinkAja) bisa buat tapi mesti terpisah izinnya. Jadi guna perusahaan yang berbeda. Kemudian pun ada yang namanya super app yang punya pelbagai services sampai-sampai punya sejumlah izin, nanti dibulatkan di sana dapat juga,” sambungnya.

Rencana merambah bisnis pinjaman online sebelumnya diajukan oleh Direktur Utama PT Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo. Ia menyatakan urusan itu memang menjadi rencana jangka panjang LinkAja.

“Layanan pinjaman online ini rencana jangka panjang, mungkin dapat meluncur di semester II-2020,” kata lelaki yang sering disapa Tiko ini.

0 komentar:

Posting Komentar