Sabtu, 15 Juni 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi jurnal


Aplikasi perpustakaan daring, Ganeca Digital dikenalkan untuk memanjakan pembaca untuk mendapat  buku-buku sekolah dan kitab umum dengan akses yang cepat dan murah, di tengah situasi masih mahalnya harga kitab cetak dan terkadang susah untuk diperoleh.

Pendiri dan Direktur Utama Ganeca Digital Ketut MB Suardhana mengatakan, Ganeca Digital adalah pengembangan dari Ganeca Exact, suatu perusahaan yang sekitar ini bergerak di bidang penerbitan buku-buku edukasi untuk SD, SMP, SMA dan SMK, dan sekian banyak  macam jenis kitab lainnya termasuk kitab cerita, teknologi informasi, komunikasi, dan ensiklopedia.


Teknologi Informasi - “Buku-buku sekolah itu dapat didapatkan gratis, kecuali kitab premium yang pengarangnya mohon royalti pasti ada pembayarannya, namun tidak banyak," kata Ketut di sela-sela peluncuran software Ganeca Digital di Denpasar, Bali, Sabtu (8/6/2019).

Dengan software yang dapat diunduh melewati android ataupun komputer ini, lanjut Ketut, dapat pun menghubungkan penulis dan pembacanya disemua dunia. Hal tersebut karena selain meluangkan toko kitab daring dan software baca digital, Ganeca Digital sekaligus menjadi penerbit digital yang memfasilitasi semua penulis untuk mengeluarkan tulisan mereka di software Ganeca Digital.

Baca Juga : 4 Profesor Riset Telah Dikukuhkan Oleh Badan Litbangkes

“Masyarakat telah haus dengan segala macam buku, tentunya mestimenemukan yang murah dan cepat. Ini yang saya maksud keadilan, masing-masing orang dapat mengakses kitab dengan lebih mudah," ucapnya.

Apalagi menjelang tahun doktrin baru, menurut keterangan dari dia,minimal Ganeca Digital dapat menolong menjadi solusi andai sampai terdapat buku-buku latihan yang diterima terlambat oleh siswa sebab ada masalah di percetakan.

“Digitalisasi ini pun penting dalam efisiensi kitab dan pemakaian kertas," kata Ketut yang pun mantan Waketum Kadin Indonesia Bidang Ekonomi Kreatif.

Pada acara peluncuran Ganeca Digital yang dirangkaikan dengan seminarbertema "Innopreneur & Netpreneur - Mengupas Tuntas Manfaat Ekonomi Digital" tersebut, di samping menghadirkan penceramah Ketut MB Suardhanapun tampil dua penceramah lainnya yaitu IGKG Puritan Wijaya (Dosen Stikom Bali) dan Putu Sudiarta, SKom selaku founder PT Bamboo Media, Perusahaan Pembangun Applikasi dan Software.

Baca Juga : Dimankah Negara Terbaik Untuk Para Imnigran dengan Jenjang Pendidikan Tinggi?

Seminar diberikan panduan Eka Budiyasa dibuntuti sekitar 200 peserta dari sekian banyak  kalangan. Anggota Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih yang muncul dalam acara tersebut berpandangan digitalisasi sumber-sumber bacaan serta naskah-naskah urgen sangat menolong dandiperlukan dalam menghadapi evolusi zaman terutama peradaban teknologi informasi ketika ini.

Kehadiran Ganeca Digital ini pun diapresiasi I Putu Suasta, seorang politisi dan pelaku usaha yang pun dikenal sebagai penulis buku. "Kitamesti dukung Ganeca Digital dengan cara-cara yang dapat masyarakat Bali lakukan, salah satunya dengan mendownload linknya serta menyimak naskah yang ada," ujarnya.

Tokoh edukasi Tini Gorda menyatakan siap guna bersinergi dengan Ganeca Digital. Sebab urusan ini bisa meringankan tugas dosen dan pun mahasiswa dalam sekian banyak  hal terutama menggali kajian teori pada jurnal nasional maupun internasional.

Baca Juga : Kemampuan Reduksi Emisi Juga Bisa Dilakukan Oleh Komponen Otomotif

0 komentar:

Posting Komentar