Rabu, 12 Juni 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi ekonomi


PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meyakinkan layanan perbankan digital mereka, baik dalam format mobile banking maupun internet banking aman dan tak gampang ditembus. Meski demikian, nasabah diinginkan tak memakai sistem jaringan virtual individu (virtual private network/VPN) cuma-cuma saat mengakses layanan perbankan digital.

Direktur BCA Santoso menuliskan data-data nasabah perseroan sebetulnya tidak gampang disadap walau masyarakat memakai VPN. Namun, ia menyatakan pihaknya tak dapat meyakinkan kualitas sistem ketenteraman yang disediakan software VPN gratis.

Untuk itu, ia pun menganjurkan masyarakat yang hendak mengakses mobile banking dan internet banking BCA tak memakai VPN gratis.

Gambar terkait

Teknologi Informasi - "VPN tersebut ibaratnya lorong. Nasabah mengirim data ke kami memakai lorong itu. Nah kami tidak tahu kualitas lorong tersebut bagus atau tidak? Jadi bila ditanya soal VPN gratis, ya lebih baik tidak boleh pakai VPN," ujar Santoso, laksana dikutip dari Antara, Kamis (23/5).

Lihat juga: Coba Deh Penguat Sinyal Wifi yang Bikin Internet Lari Kenceng

Kendati demikian, Santoso menegaskan pihaknya memakai sistemketenteraman berlapis dalam penyelenggaraan perbankan digital. Dengan demikian, mobile banking dan internet banking perseroan, sebenernya takgampang diretas.

"Sistem Teknologi Infromasi kami memiliki ketenteraman berlapis dantelah diuji jajaki sedemikian kali," ujarnya.

Aplikasi penyedia VPN cuma-cuma mendadak menjadi incaran masyarakat dan laris manis didownload di sistem teknologi Android dan iOS. Penyebabnyaialah pembatasan media sosial yang dilaksanakan pemerintah menyusul kericuhan 21-22 Mei 2019 di sebanyak titik di Jakarta.

Lihat juga: Bolt Tutup, TV dan Internet First Media Tak Terpengaruh

Pemerintah memutuskan memberi batas fitur unduh dan unggah potret atau video di software Facebook, Instagram, Twitter, dan WhatsApp. Hal inidilaksanakan untuk mengurangi peredaran informasi palsu (hoaks) mengandung provokasi berhubungan aksi massa di dekat Kantor Bawaslu RI tersebut.

Akses yang terbatas ini menciptakan masyarakat berduyun-duyun mengunduhsoftware VPN untuk mencatut pembatasan internet dari pemerintah. Sejaktersebut pula hadir pesan berantai melewati Whatsapp tentang imbauan memakai VPN ketika bertransaksi melewati "mobile banking" ataupun "digital banking".

0 komentar:

Posting Komentar