Selasa, 11 Juni 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi di negara maju


Sejumlah negara maju mulai bersiap diri menyambut teknologi jaringan seluler generasi kelima alias 5G. Terbaru, Inggris menjadi negara selanjutnya yang bakal mengimplementasikan 5G dalam masa-masa dekat.

Sebagaimana JawaPos.com kutip dari Ubergizmo, Kamis (16/5), Inggris segera bergabung dengan susunan kecil negara-negara yang meluangkan layanan seluler 5G. Korea Selatan ialah yang kesatu, dibuntuti oleh Amerika Serikat (AS).


Teknologi Informasi - Kesiapan Inggris menyambut jaringan 5G sekarang telah dikonfirmasi oleh penyedia jasa telekomunikasi di sana, yaitu Vodafone. Perusahaan telekomunikasi tersebut akan melangsungkan jaringan seluler 5G kesatudi Inggris. Masyarakat di negara itu pun segera menikmati sensasi jaringan 5G yang konon paling cepat, 10 kali lebih cepat dari 4G.

Vodafone sudah mengkonfirmasi bahwa layanan seluler generasi kelimatersebut akan ditayangkan pada 3 Juli. Sementara 5G roaming di Jerman, Italia, Spanyol, serta Inggris bakal tiba akhir musim panas ini. Seperti yang barangkali sudah dibayangkan bahwa bakal ada sejumlah batasan pada peluncuran mula tersebut.

Layanan 5G operator di Inggris itu melulu akan terdapat di tujuh kota sebagai awalan. Kota tersebut tergolong London, Bristol, Birmingham, Cardiff, Glasgow, Manchester, dan Liverpool. Kota-kota lainnya jelas akanmenikmati layanan 5G segera setelahnya. Kota-kota laksana Blackpool, Guildford, Newbury, Plymouth, Southampton, Stoke-on-Trent, dan lainnyabakal menerima layanan akhir tahun ini.


Kendati sudah memberitahukan kesiapan melangsungkan jaringan 5G, tetapi informasi harga yang bakal dibebankan untuk konsumen belum diluncurkanperusahaan. Vodafone menuliskan bahwa harga 5G bakal sama dengan 4G, baik guna konsumen maupun pelanggan bisnis.

Mereka pun akan menjual sekian banyak  smartphone 5G secara online ataumelewati toko ritel mulai musim panas ini. Smartphone berkemampuan 5G kesatu bakal mulai dipasarkan minggu depan. Termasuk bakal ada router 5G yang ditawarkan untuk mereka yang hendak menggunakan layanan dilokasi tinggal atau kantor tanpa koneksi telepon tetap.

Sebagai informasi, barisan smartphone 5G memang diketahui sudah tidak sedikit meluncur. Gelaran Mobile World Congress (MWC) mula 2019kemudian menjadi saksi semua vendor smartphone memperkenalkan smartphone 5G. Sebut saja sejumlah di antaranya ialah Xiaomi, Samsung, Oppo, Huawei, dan tidak sedikit lagi.

Indonesia Bagaimana?

Ketika negara maju bersiap menyambut 5G, kemudian bagaimana dengan Indonesia? Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyebut guna Indonesia, jaringan 5G masih belum akan terdapat dalammasa-masa dekat.

Pria yang karib disapa Chief RA tersebut menjelaskan usai acara Buka Bersama Kemenkominfo pekan kemudian bahwa jaringan 5G di Indonesia masih terkendala bisnis model yang tepat akan laksana apa. “Dengan kecepatan 10 kali lipatnya (4G), masyarakat ritel atau konsumen inginkan tidakmenunaikan 3-4 kali lipat dari 4G. Pasti berat,” ujarnya demikian. Seperti sudah disebut-sebut di atas, jaringan 5G memang digadang-gadang akan paling ngebut dengan latensi atau hambatan rendah.

Selian model bisnis, Rudi antara menyinggung masalah ketersedian frekuensipun menjadi penyebab belum siapnya 5G muncul di tanah air. Mengacu pada dunia, alokasi frekuensi 5G ialah 3,5 GHz. Sementara d Indonesia frekuensi itu masih dipakai satelit. Jika hendak mengimplementasikan 5G, maka mesti menantikan kontrak satelit berakhir atau dapat menggunakan lokasi yang tidak terdapat coverage satelitnya.

0 komentar:

Posting Komentar