Sabtu, 01 Juni 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi dan komunikasi kelas 5


Indonesia ditebak menjadi pemimpin pasar e-commerce di Asia Tenggara pada 2025 mendatang. Hal ini diduga terealisasi seiring desakan perkembangan masyarakat ruang belajar menengah dan perbaikan akses infrastruktur digital.

"Indonesia ditebak menjadi pemimpin pasar e-commerce Asia Tenggara dengan prediksi share 52 persen pada 2025," ujar Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro di Paris, laksana dikutip dari penjelasan resmi


Teknologi Informasi - Berdasarkan keterangan dari Bambang, optimisme tersebut hadir salah satunya berkat keberhasilan Indonesia naik peringkat dalam laporan Global Information Technology Report. Indonesia sukses melesat ke peringkat 63 dari 148 negara pada 2015, naik signifikan dari peringkat 76 pada 2013.

Meski sukses menduduki peringkat yang lumayan baik, menurut keterangan dari dia,perkembangan teknologi informasi Indonesia masih dapat dinaikkan dengan penyediaan infrastruktur yang mumpuni.

"Indonesia memerlukan usaha kolektif dari sekian banyak  pihak, tak terbatas melulu pada pemerintah saja. Di era digital seperti ketika ini, inklusif, efisiensi, dan inovasi paling dibutuhkan supaya teknologi informasi dan komunikasi Indonesia bisa terus bertambah kualitasnya," ungkap Bambang.

Bambang menekankan pemerintah terus menambah pelayanan teknologi komunikasi dan informasi untuk pemakai internet di Indonesia yang menjangkau 54,7 persen penduduk.

Hingga 2019, data Kementerian Komunikasi dan Informatika mengindikasikan progress signifikan berhubungan teknologi komunikasi dan informatika, di antaranya sejumlah 478 dari 514 kabupaten/kota telah terjangkau palapa ring, 1.086 base tranceiverstationstelah tersebar di lokasi perbatasan dan tertinggal, 4.111 akses internet untuk sekolah, kemudahan kesehatan, dan kantor-kantor perkotaan, sampai penyediaan 150 Gbps high through put satelite.

"Digitalisasi menolong Indonesia menerapkan kepandaian yang lebih tepat dan akurat dengan memakai data valid yang tersedia melewati one data Indonesia yang borongan operasionalnya memakai teknologi informasi dan komunikasi," jelas dia

BACA : Huawei Nova 4, Smartphone Langka sebab Lubang Kamera

0 komentar:

Posting Komentar