Kamis, 09 Mei 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi dalam organisasi

Teknologi Informasi | Organisasi APO Selenggarakan Pelatihan Tentang Efek Teknologi Terhadap Sektor Kesehatan

Negara-negara yang tergabung dalam Association Productivity Organization (APO) mengekor pelatihan mengenai peran teknologi terhadap produktivitas sektor kesehatan dalam acara 'Training Course on Smart Service and Technology for Health Sector'. Kegiatan inidibuntuti oleh 25 orang utusan dari 13 negara.

Training Course on Smart Service and Technology for Health Sector dilangsungkan selama lima hari, yakni pada 22 – 26 April 2019. Kegiatan ini dilaksanakan seiring terjadinya teknologi di era Industri 4.0 yang sudah memunculkan gejala multimedia dan online guna penegakan produktivitas, khususnya di sektor jasa.


Teknologi Informasi - "Kegiatan ini diadakan untuk membicarakan efek teknologi pada produktivitas sektor kesehatan dan menganalisis kepandaian produktivitas di sektor kesehatan, terutama negara anggota APO, “ ujarAPO Alternate Director, Kunjung Masehat, ketika membuka acara "Training Course on Smart Service and Technology for Health Sector" di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Ia menjelaskan, terdapat empat kupasan utama dalam pertemuan APO tersebu. Pertama,akibat teknologi di sektor pelayanan kesehatan. Pemahaman tentang Industri 4.0, gejala dan dampaknya terhadap gaya hidup dan kesehatan industri.

Kedua, belajar mengenai layanan dan teknologi pintar di sektor kesehatan yang efektif merespons gejala Industri 4.0. Ketiga, berbagi praktik terbaik mengenai layanan cerdas dan teknologi inovatif untuk penambahan produktivitas sektor kesehatan.

Keempat, membicarakan inisiatif penambahan produktivitas di sektor kesehatan dan trenmasa mendatang yang dominan  terhadap sektor kesehatan di negara-negara anggota APO.

Baca Juga : Industri 4.0 Buka Peluang RI Jadi Ekosistem Bisnis IoT Senilai Rp444 Triliun

Masehat menambahkan, peserta juga berpeluang mempelajari lebih lanjut mengenai layanan dan teknologi mutakhir, serta sekian banyak  informasi mengenai tren masa mendatang dalam layanan dan teknologi untuk penambahan produktivitas sektor kesehatan.

"Kami harap peserta bisa lebih mengetahui dan memperkaya pemikiran-pemikiran serta langkah-langkah yang bakal diimplementasikan dalam mengantisipasi evolusi teknologi Smart Service and Technology For Health Sector guna kepentingan kesejahteraan nasional masyarakat Indonesia serta negara anggota lainnya," ucap lelaki yang pun menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tersebut.

Kegiatan pelatihan itu menghadirkan tiga responden profesionalm yaitu Harnek Singh (Singapura), Hideyuki Ezaki (Jepang), Carlo (Inggris). Turut muncul pula, Program Officer Asian Productivity Organization, Jun Hoo Kim.

Jun Hoo Kim mengatakan, destinasi pelaksanaan training tersebut ialah meningkatkan wawasan semua peserta training. Juga sebagai studi banding tentang pertumbuhan teknologi kesehatan dalam merespons keperluan para pasien atau kalangan praktisi kesehatan untuk mengamankan kehidupan secara lebih efektif dan efisien.

"Serta merangkai rencana aksi nyata dan penerapannya oleh semua peserta setiap negara," kata dia.

Sebagai informasi, APO ialah suatu organisasi produktivitas di Asia Pasifik non-profit, non-politik, dan non-diskriminatif yang berdiri semenjak 1968. APO telah mengerjakan program yang mempromosikan pemakaian teknologi pintar yang memberikan akibat positif pada produktivitas berkelanjutan dan ekonomi secara keseluruhan.

Baca Juga : Telkom Angkat Suara soal Pemblokiran Netflix

0 komentar:

Posting Komentar