Rabu, 15 Mei 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi terbaru 2017

Teknologi Informasi | GoFood Jajal Fitur Baru, 
'Review' Makanan dan Layanan Penjual

Pengguna layanan Gofood pada 2019 dapat memberi review (penilaian) untuk mitra penjual. Chief Commercial Expansion Gojek Chaterine Hindra menuliskan fitur teranyar ini merupakan tahapan awal supaya Gofood tak melulu sekedar layanan pesan antar makan, tapi pun sebagai sumber referensi evaluasi kuliner.

"Inovasi kami lebih ke fitur pada 2019. Tidak melulu sebagai delivery company (perusahaan pengiriman). Tapi pun discovery (penemuan) makanan pun untuk tolong ekosistem food and beverage (makanan dan minuman)," ujar Chaterine dalam acara Gofood di Kantor Gojek di Gedung Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Senin (7/1).


Teknologi Informasi - Dengan adanya evaluasi ini, Gofood diharapkan dapat menjadi referensi semua pemburu makanan untuk melakukan pembelian makanan yang berbobot | berbobot | berkualitas dari segi rasa maupun layanan. Sistem evaluasi ini menurut keterangan dari Chaterine dapat membantu pertumbuhan penjual-penjual yang baru merintis usaha.
"Tujuan sama, bila merchant (penjual) baru, bagaimana merchant ini dapat dipercaya. Tidak melulu customer review (ulasan pemakai), namun performance merchant setiap akan kami nilai. Misalnya ini merchant tidak jarang out of stock (kehabisan stok)," kata Chaterine.

Chaterine menuliskan Gofood mengangkat strategi personalisasi untuk setiap pemakai. Setiap pemakai bakal mendapatkan rekomendasi yang berbeda-beda menurut jarak restoran terdekat, hasil penelusuran pemakai, sampai promo atau kategori.

"Itu menurut semacam kartu rekomendasi. Reshuffle (pengacakan kembali) kartu yang beda-beda datanya disambil dari history (jejak), merchant terdekat, sampai-sampai nanti promo dan merchant yang ada cocok dengan profil mereka masing-masing," kata Chaterine.
Pola Makan Konsumen

Dalam peluang yang sama, VP Marketing Gofood Aristo Kristandyo mengungkapkan polasantap orang Indonesia menurut analisis big data. Data-data ini diperoleh menurutperiode pembelian konsumen.

Baca Juga : Kisah Kodak vs Fujifilm di Masa Lalu

Aristo menyatakan pembelian terbanyak terjadi pada jam santap malam. Pembelian kedua terbanyak terjadi ketika jam santap siang. Aristo menuliskan pemesanan didominasi oleh makanan menu ayam sampai menu paket nasi pada jam santap siang dan santap malam.

"Kalau orang Jakarta jam pemesanan tersebut meningkat saat meningkat jam santap malam. Kemudian di susul santap siang sebagai kedua tertinggi," ujar Aristo.

Aristo menuliskan orang-orang juga tidak sedikit membeli makanan enteng dan minumansalah satu jam santap siang dan santap malam. Setelah itu, makanan enteng dan minumanpun laku dipesan seusai jam malam.
Pola Makan Konsumen

Dalam peluang yang sama, VP Marketing Gofood Aristo Kristandyo mengungkapkan polasantap orang Indonesia menurut analisis big data. Data-data ini diperoleh menurutperiode pembelian konsumen.

Aristo menyatakan pembelian terbanyak terjadi pada jam santap malam. Pembelian kedua terbanyak terjadi ketika jam santap siang. Aristo menuliskan pemesanan didominasi oleh makanan menu ayam sampai menu paket nasi pada jam santap siang dan santap malam.

"Kalau orang Jakarta jam pemesanan tersebut meningkat saat meningkat jam santap malam. Kemudian di susul santap siang sebagai kedua tertinggi," ujar Aristo.

Aristo menuliskan orang-orang juga tidak sedikit membeli makanan enteng dan minumansalah satu jam santap siang dan santap malam. Setelah itu, makanan enteng dan minumanpun laku dipesan seusai jam malam.

Baca Juga : Tips Memilih Fintech Pinjaman yang Aman

0 komentar:

Posting Komentar