Rabu, 15 Mei 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi manajemen

Teknologi Informasi | Tips Memilih Fintech 
Pinjaman yang Aman

FINTECH peer to peer (P2P) lending ketika ini lumayan digandrungi. Pasalnya melewati kecanggihan teknologi, dapat membantu orang yang tengah perlu uang atau modal dengan cepat dalam menemukan pinjaman.

Keunggulannya pelbagai mulai dari persyaratan tanpa agunan dan dapat pencairan dana pinjaman online yang termasuk cepat di bawah 24 jam pun membuat produk pinjaman fintech pinjaman online lebih populer ketimbang pinjaman bank.

Di samping menawarkan pinjaman, fintech pun mempunyai produk investasi yang populer dengan istilah pendanaan atau menyuruh masyarakat luas guna menjadi pemberi pinjaman/lender. Aplikasi P2P fintek ini dapat di bilang aman sebab telah tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sudah disertifikasi dengan Sertifikasi Internasional ISO 270001.



Teknologi Informasi - Tentunya, di balik semua fasilitas layanan yang ditawarkan fintech P2P lending, sebagai masyarakat yang melek keuangan, kita tetap mesti waspada terhadap jebakan/risiko penipuan fintech abal-abal/ilegal yang sering merugikan.

Oleh karena itu, urgen sekali anda mengetahui informasi tentang software pinjaman online atau investasi yang aman di fintech P2P lending ketika ini. Kenali teknik pilih fintech pinjaman dan pendanaan yang aman bikin milenial menurut tips dari Direktur Utama Indodana Ronny Wijaya inilah ini.

Pastikan Fintech Terdaftar dan Diawasi oleh OJK

OJK berperan guna mengawasi, menata industri fintech dan mengayomi nasabah dalammemakai layanan fintech. Seperti halnya mengeluarkan aturan untuk semua fintech yang beroperasi di Indonesia untuk mengisi aturan yang telah diputuskan OJK. Sementaratersebut fintech yang tidak meregistrasi di OJK termasuk dalam fintech ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.

Jadi untuk fintech pinjaman online yang telah terdaftar di OJK, maka perusahaan fintechitu aman dipilih oleh masyarakat. Hingga Februari 2019, jumlah fintech pinjaman yangsudah terdaftar dan dipantau OJK tercatat sejumlah 99 fintech P2P lending.

"Ini urusan yang urgen sekali, pastikan sebelum pinjam/investasi, mesti diperiksa dulu apakah fintech pinjaman tersebut telah terdaftar di OJK atau belum. Di Indodana, kami menyematkan tanda di situs kami bahwa Indodana sudah terdaftar dan dipantau OJK, dan urusan ini juga dapat dicek secara langsung di situs OJK," jelas Ronny, laksana dikutip dalam penjelasan tertulisnya, Senin, 13 Mei 2019.

Pilih Fintech yang Tersertifikasi ISO 27001

Di Indonesia, penerapan ISO 27001 telah dilaksanakan oleh perbankan dan sekarang mulai diberlakukan guna fintech pinjaman. Sertifikasi ISO 27001 adalahstandar yang telahdiputuskan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi melewati Permen Kominfo Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Sistem Manajemen Pengamanan Informasi dan menjadi persyaratan dari OJKmelewati POJK Nomor 77/POJK.01/2016 mengenai Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi.

"Penerapan ISO 27001 di Indodana memperlihatkan bahwa perusahaan mempunyai tata kelola data nasabah yang baik cocok standar internasional sampai-sampai hal-hal laksana penyalahgunaan data, hacking maupun pencopetan data identitas bisa dihindari dengan baik," ujar Ronny.

Kenali Sistem Pendanaan Fintech dan Keuntungannya

Pendanaan melewati fintech P2P lending dapat menjadi salah satu pilihan investasi yang menguntungkan ketimbang menabung. Selain gampang dilakukan, terdapat imbal hasil unik yang dapat didapatkan saat menjadi lender atau pemberi pinjaman.

Oleh sebab tersebut sebelum mengerjakan investasi, pastikan anda paham mengenai produk pendanaannya, kriteria, cara, keuntungan, dan risikonya. Sebagai contoh, pendanaan di Indodana dapat mendapatkan imbal hasil sampai 20 persen masing-masing tahun dan modal pendanaan dapat mulai dengan Rp100 ribu. Cukup tercapai untuk seluruh orang yang hendak memulai investasi.

"Indodana mempunyai strategi guna meminimalisir urusan itu dengan memakai teknologi AI (Artificial Intelligence) RoboInvest dan Big Data yang bermanfaat untuk memitigasi risiko dari semua peminjam, dan menyerahkan perlindungan Asuransi Simasnet yang tidak dipungut ongkos tambahan lagi. Artinya, ada garansi untuk dana lender dibalikkan hingga 95 persen," jelas Ronny.

Kenali dengan Baik Agar Bisa Memaksimalkan Hasilnya

Saat ini terdapat ratusan situs dan software online yang melayani pinjaman kilat maupun investasi online fintech. Tetapi ingat, tidak semuanya aman alias tidak sedikit fintech abal-abal yang melulu merugikan Anda. Sebagai milenial tidak jarang kali cermati tiga tips di atas sebelum anda mengajukan pinjaman maupun mengerjakan investasi di fintech.

Baca Sekarang :  3 Manfaat Teknologi Dalam Pekerjaan

0 komentar:

Posting Komentar