Sabtu, 11 Mei 2019

Teknologi Informasi | seminar teknologi informasi 2019

Teknologi Informasi | Menghadapi Era 4.0, UMY 
Gelar Business Summit 2019

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melangsungkan Bussines Summit 2019 di kampus setempat, Sabtu (27/4/2019). Selain guna mengembangkan pekerjaan bisnis, pekerjaan tersebut pun guna memperkuat kerjasama antara UMY dengan perusahaan mitra. UMY Business Summit ini dipecah menjadi tiga agenda bertolak belakang yaitu expo, talkshow dan seminar kewirausahaan.

Rektor UMY Guniawan Budiyanto menuliskan dalam menghadapai era revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan distrupsi, maka seluruh pihak dituntut mesti menyikapinya dengan cepat khususnya guna membina negara dan umat yang berkemajuan.



Teknologi Informasi - “Kemajuan teknologi dan kesempatan dari era disruptif, hatus dapat menjadikan anda sebagai komponen utama bangsa Indonesia dapat memungut peran,” kata Guniawan Budiyanto.

Untuk itu bercita-cita dengan pekerjaan tersbut bisa menghasilkan kerjasama dengan perusahaan partner yang berfungsi seperti bidang sumber daya insan (SDM). Baiklulusan UMY maupun pihak perusahaan.

Sementara tersebut dalam workshop UMY businnes summit 2019, Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta (Bank BPD DIY), Santoso menuliskan di era revolusi industri maka seluruh pelaku usaha, tergolong perbankan mesti dapat mengikuti pertumbuhan teknilogi, sebab andai tidak, maka bakal tertinggal. “Kalau bank tidak mengandalkan teknologi informasi pasti akan ditinggalkan oleh semua nasabahnya,” jelasnya.

Baca Juga : Pendidikan Era “Post-Truth”

CEO ESRI Indonesia, Digantoro Tarmizi menyatakan hal yang tidak kalah urgen dalam menghadapi era revolus industri 4.0 yaitu menambah kualitas SDM. Sehingga dapat memanfaatkan peradaban teknologi dengan baik serta tepat. Termasuk menggali hal-hal yang dapat membantu dalam mengetahui semua evolusi di bidang teknolgi digital.

Perwakilan Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) Heppy Trenggona menuliskan di era revoluasi industri 4.0 ini, supaya tidak melulu menjadi negara konsumtif, maka sebagai solusinya supaya menjadi negara yang maju, yaitu dengan teknik menggunakan serta mengkonsumsi barang yang diproduksi dari dalam negeri.

“Karena tersebut semangat wirausaha dan menyukai produk domestik menjadi tahapan yang tepat guna menjadikan Indonesia menjadi negara maju,” tandasnya.

0 komentar:

Posting Komentar