Sabtu, 25 Mei 2019

Teknologi Informasi | sekolah tinggi teknologi informasi niit


Indonesia bakal menjadi pemain utama di bidang teknologi informasi di dunia
dalam masa-masa dekat, kata pengamat teknologi informasi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Rudy

ilustrasi teknologi informasi, internet.
"Saat ini Indonesia sudah masuk 10 besar destinasi perusahaan teknologi informasi dunia menurut keterangan dari `IT Destination
Survey`. Hal itu diakibatkan oleh potensi pasar Indonesia yang spektakuler besar," katanya di


Teknologi Informasi - Berdasarkan keterangan dari dia, ketika ini teknologi terus merasakan perkembangan yang pesat. Perkembangan itu misalnya
semakin berkembangnya teknologi yang berbasis mobilitas.
"Mungkin tidak lama lagi peran PC, laptop, dan netbook bakal digeser oleh tablet PC dan smartphone. Untuk mempersiapkan alumni yang menguasai keterampilan teknologi
informasi yang semakin berkembang tersebut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berkolaborasi dengan National Institute of Information Technology (NIIT) India," katanya.
Ia menuliskan NIIT India ialah penyedia pelatihan teknologi informasi yang sudah beroperasi di 40 negara dengan total jumlah lulusan sejumlah 20 juta orang.

Baca : Gunadarma pulang cetak ?doktor di bidang teknologi informasi

"UMY dan NIIT berencana menggelar sejumlah program pelatihan antara beda `web design`, `English for work`,dan `software engineering`," kata Rudy yang pun Ketua Program Kerja Sama UMY-NIIT India. Berdasarkan keterangan dari dia, UMY dan NIIT percaya strategi yang tepat untukmenambah keterserapan alumni di dunia kerja adalah membekali mahasiswa dengan keterampilan teknologi informasi dan "softskills".

"Saat ini pun sedang dipersiapkan program UMY menjadi di antara `NIIT-Android Training Center`. Android adalah `platform mobile` kesatu yang benar-benar tersingkap dan kompatibel nyaris diseluruh `hardware` baik tablet PC maupun handset," katanya.
Ia menuliskan saat ini Android ialah sistem operasi sangat populer sesudah IOS dari Apple, dan sekarang telah diaktivasi oleh lebih dari 100 juta pemakai.

Baca Juga : Masuki Era Revolusi Industri 4.0? Kementan Siap!

"Sebagai tahapan persiapan, UMY pada Oktober 2011 telah mengantarkan dua staf guna dididik langsung di India dalam pelatihan Android. Pelatihan Android yang diadakan itu bersertikasi internasional dengan harga yang tercapai oleh mahasiswa dan murid SMK," katanya.
Berdasarkan keterangan dari dia, setelah mengekor pelatihan tersebut, mahasiwa ataumurid SMK dapat langsung menciptakan aplikasi Android untuk dijual di Android Market Google atau mengembangkan software Android guna perusahaan
atau UKM di Indonesia. "Setelah mengembangkan Android Training Center, selanjutnya UMY, NIIT, dan Aliansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah bakal bersama-sama mengembangkan pusat penempatan kerja untuk menolong lulusan dalam menggali kerja dan menolong perusahaan menemukan sumber daya insan yang diinginkan,"

Baca Juga : Kominfo Buka Beasiswa Pelatihan Teknologi untuk 1.000 Orang

0 komentar:

Posting Komentar