Jumat, 24 Mei 2019

Teknologi Informasi | quote teknologi informasi




Teknologi Informasi - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyerahkan beasiswa pelatihan intensif untuk 1.000 orang melewati sebuah program yang disebut Digital Talent Scholarship 2018.

Dalam keterangan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, program inidiselenggarakan untuk memblokir kesenjangan antara keperluan tenaga digital dan ketersediaan sumber daya manusia.

"Kami kembangkan program ini sebab kebutuhan kami memang sangat tidak sedikit dan mendesak," katanya di kantor Kemenkominfo Jakarta, Senin (17/9/2018).

Dalam beasiswa tersebut ada lima bidang yang bakal diajarkan, seperti kepintaran buatan, big data analytics, ketenteraman siber, komputasi awan, dan bisnis digital.

Program beasiswa akan dilangsungkan selama dua bulan dan semua peserta akan dituntun oleh tenaga pengajar yang berasal dari UI, ITB, ITS, UGM, dan Unpad.

Masyarakat yang punya minat dengan program ini dapat mendaftarkan diri secara online di digitalent.kominfo.go.id mulai hari ini sampai 5 Oktober. Para peserta dari sekian banyak  latar belakang edukasi dapat mengekor program ini.

Rudiantara menyatakan, program ini akan ditolong oleh sekian banyak  perusahaan yang memang mempunyai riwayat baik di dunia teknologi, laksana Cisco, Google, dan Microsoft.

"Ini tahun kesatu. Tahun depan kita buat lebih masif dengan target lulusan sejumlah 20.000 orang," pungkasnya.

Baca Juga : Pengaruh Internet dan media sosial terhadap usaha mikro wilayah di Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar