Selasa, 21 Mei 2019

Teknologi Informasi | informasi teknologi reproduksi pada hewan


Teknologi modern tentu menolong meringankan hidup kita. Bahkan, jumlahnya sangat tidak sedikit dan tidak jarang kali anda lupakan.

Namun, andai kita menyaksikan ada suatu penemuan baru oleh semua ilmuwan, hampir dapat dijamin kalau urusan itu tak benar-benar 'baru'.
Ya, tidak sedikit sekali penemuan dan terobosan baru di ilmu pengetahuan yang mengambil ilham dari alam. Dari bagaimana alam bekerja, dari tumbuh-tumbuhan, dan dari perilaku hewan.

Dalam aspek ini, fauna juga tidak sedikit ikut andil. Bisa dibilang,anda harus berterima kasih pada fauna karena sudah jadi sekian banyak  inspirasi yang mempermudah kehidupan kita. Mereka memiliki teknik kerja yang bahkan dapat dibilang secanggih teknologi yang baru hadir pada zaman sekarang.

Berikut susunan teknologi modern yang telah lebih dulu muncul di hewan. Apa saja? Berikut rangkumannya.

Rem Udara

Ketika naik pesawat sebelum mendarat, pernahkah anda mengamati unsur sayap dan menyaksikan bilah-bilah kecil hadir di sepanjang sayap?


Ternyata, bilah ini ialah semacam rem udara untuk menangkal pesawat mogok saat melambat.

Teknologi modern ini pasti dipikirkan masak-masak oleh semua ilmuwan penerbang. Namun, burung mempunyai versi sendiri dari teknologi pintar ini.

Hal itu berupa bulu yang dicocokkan secara khusus. Bulu burung dipecah secara luas menjadi bulu primer dan bulu sekunder, yang sejumlah di antaranya sangat urgen untuk terbang. Sisanya, seringkali hanya guna keindahan saja.

Terdapat sejumlah bulu yang bertugas untuk menolong stabilisasi burungsaat akan tiba atau terbang lambat. Jadi, burung pun mempunyai bulu yang bertugas laksana slot yang terdapat di sayap pesawat.

Sonar

Kapal, kapal selam, dan sekian banyak  peralatan guna melaut,seringkali dilengkapi sonar guna navigasi, menghindari rintangan di laut, atau pun melacak target bawah air.

Sonar sendiri bekerja dengan memancarkan suara pada frekuensi tertentu, dan menyebarkan gelombang itu ke sekelilingnya.


Jika gelombang sonar itu memantul ke suatu benda padat dan pulang keperlengkapan pemancarnya, perangkat dapat mengumpulkan informasimengenai bentuk, ukuran, dan jarak benda.

Memang urusan ini bermanfaat bari semua pelaut, khususnya angkatan laut. Namun urusan ini mengambil ilham dari paus dan dolfin yang memang mempunyai insting tersebut.

Paus dan dolfin bahkan dapat membedakan benda-benda yang paling kecil dari jarak sejauh 15 meter dengan keterampilan sonar mereka.

Antara sonar kepunyaan militer dan paus serta lumba-lumba, ternyatamemakai frekuensi yang sama: yaitu antara 100Hz dan 500Hz.

Panel Surya

Berdasarkan keterangan dari informasi Scientific American, baru-baru ini sekelompok ilmuwan mempelajari salamander dan mengejar bahwa benih hewan ini berisi alga. Jadi, bayi salamander yang belum menetas, di dalamnya ada alga.


Alga ini bertahan hidup dengan memakan limbah yang yang didapatkan olehbenih salamander tersebut. Akhirnya alga dapat menghasilkan energi dan nutrisi untuk bayi salamander yang sedang berkembang.

Bisa diputuskan bahwa alga ini membawa energi guna bayi salamander dari fotosintesis, yang pada dasarnya ialah proses pengubahan sinar matahari menjadi energi. Tentu urusan ini ialah hal yang sama dengan panel surya yang mengolah sinar matahari menjadi listrik.

Sistem Kedap Suara

Jika anda pernah menguras waktu di ruangan kedap suara, ternyata guna membuatnya tak sesederhana itu. Mulai dari lapisan insulatif, bahan penyerap, dan sekian banyak  bahan lain. Namun urusan ini ternyata telahdilaksanakan sebelumnya oleh burung hantu.


Burung hantu ialah hewan yang mangsanya ialah hewan-hewan berpendengaran tajam, laksana tikus. Jadi mereka telah memanfaatkan sekian banyak  elemen di pengedapan suara guna membuatnya tak bersuara.

Desain bululah yang menjadikannya laksana ini. Belahan kecin dan seratmengasingkan aliran udara melewati sayap. Hal ini menangkal suara apapun yang diakibatkan oleh hambatan udara, yang sebetulnya merupakankarakteristik burung saat terbang.

Kloning

Kloning ialah fenomena ilmu pengetahuan yang lumayan kontroversial dan sulit. Domba Dolly ialah salah satu yang sangat terkenal dalam teknologi ini.

Namun di makhluk hidup lain laksana bintang laut, kloning takmembutuhkan teknologi.


Bintang laut telah mengerjakan reproduksi aseksual tanpa terdapat kesultan apapun. Tak melulu itu, bintang laut ialah binatang yang jugadapat reproduksi secara seksual, tetapi yang reproduksi secara aseksualdapat hidup lebih lama.

Terlebih lagi, andai seekor bintang laut mematahkan kaki atau bahkan terpotong tubuhnya menjadi dua, makhluk itu akan tumbuh lagi dan regenerasi cocok kebutuhan.

0 komentar:

Posting Komentar