Minggu, 07 April 2019

Teknologi Informasi | Teknologi Informasi Buku

Teknologi Informasi | Gerakan Nasional Literasi Digital 
Luncurkan Buku Sambut Pemilu 2019


Teknologi Informasi  -  Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi mengenalkan seri kitab literasi digital dan program-program tumpuan untuk menambah kompetensi pemakai internet di Indonesia.

Beberapa program unggulan yang diluncurkan ialah Pandu Digital, School of Influencer, dan penambahan kompetensi literasi digital untuk gerakan Pramuka berkolaborasi dengan pramuka Jawa Tengah bertema Saka Milenial.
Ketiganya diresmikan bareng delapan kitab literasi digital dan bunga rampai dalam menyambut pemilu serentak April 2019 berjudul Demokrasi Damai Era Digital.

Sejak Januari 2018, Siberkreasi telah mengenalkan 65 kitab dengan sekian banyak  topik yang menyokong kerangka literasi digital. Buku-buku itu dapat diakses, didownload danditambah secara bebas melewati laman web.
Hingga ketika ini, jumlah unduhan sudah menjangkau 150.000 kali. Tema-tema bukupelbagai mulai dari pola asuh digital, ekonomi digital, ketenteraman siber, tutorial bermedia sosial, hingga kitab kerja khusus untuk anak muda dan anak-anak.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menuliskan bahwa pihaknya selalumenyokong inisiatif lintas-pemangku kepentingan untuk menambah literasi digital masyarakat.

"Kami mengapresiasi upaya yang telah dilaksanakan oleh Siberkreasi beserta jejaring mitranya. Semoga apa yang dikenalkan hari ini bisa menjadi pemicu inisiasi lainnya demi mewujudkan masyarakat informasi Indonesia yang lebih berdaya," ujarnya di Jakarta, Senin (1/4/2019).

Di peluncuran kitab kali ini, Siberkreasi secara eksklusif merespons pemanfaatan ruang-ruang siber guna menunjang praktik demokrasi. Kementerian Komunikasi dan Informatikamengadukan bahwa tren hoaks bertambah jelang pemilu. Pada Maret 2019 saja didatangi 453 konten hoaks yang disebarkan lintas platform media sosial dengan isu politik yang mendominasi.

Guna menyebarkan pesan damai dan membalikkan media sosial sebagai ruang diskusi yang demokratis, GNLD Siberkreasi menjalankan roadshowliterasi digital #SemaiDamai yangdipenuhi program pelatihan Pandu Digital dan lokakarya untuk kreator konten School of Influencer.

Dedy Permadi, Ketua Umum GNLD Siberkreasi mengatakan, untuk memastikan demokrasi Indonesia kompetensi literasi digital urgen untuk dipunyai masyarakat. Apalagi, lanjutnya, Indonesia tengah menghadapi gelombang disinformasi jelang pemilu serempak mendatang.

"Kami menempuh jalur pendidikan melawan hoaks, buatan konten positif, dan penambahan kesadaran publik berhubungan keberagaman," ucap Dedy.

Dalam acara yang sama, Direktorat Jenderal Informatika Kominfo pun memperkenalkan program seleksi nasional produk TIK karya anak bangsa “IdenTIK" dan eksibisi teknologi terkini melewati perhelatan "Republik of Internet of Things (RIoT)".

Selain tersebut dipaparkan pun mengenai penelitian indeks literasi digital di empat kota besar yakni Surabaya, Pontianak, Denpasar, dan Bandung.

0 komentar:

Posting Komentar