Selasa, 30 April 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi yang mengarah pada sistem komputer

Teknologi Informasi | Bisnis Teknologi dan Informasi 
di Jatim Diyakini Tumbuh 20% Tahun Ini




Teknologi Informasi - Kalangan pengusaha teknologi dan informasi (TI) di Jawa Timur optimistis bisnisnya tahun ini bisa tumbuh 15% - 20% seiring dengan tren pengembangan sistem smart city olehsebanyak pemerintah kabupaten di Jawa Timur.

Ketua Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Aptiknas) Jatim, Okky Tri Hutomo mengatakan untuk pengusaha TI, momen pemilu tahun ini malah membawa optimisme untuk menambah penjualan khususnya di segmen instansi pemerintahan.

"Biasanya dengan adanya kepemimpinan baru, ada kepandaian baru yang mengarah padapertumbuhan yang positif, laksana ada upaya mengarah ke smart city dengan mengerjakan pengadaan perlengkapan komputer, sampai sistemnya laksana e-catalogue," ujarnya, Selasa (15/1/2019).

Dia menyatakan selama ini pasar tersebar guna produk hardware atau komputer sampai software ialah instansi pemerintah dan swasta yaitu sekitar 60% - 70% sementara sisanya 30% - 40% adalahpasar ritel atau end user.

"Nah, sebab besarnya segmen instansi ini, kami yakin, suka tidak suka, mereka bakal memanfaatkan teknologi sebagai program kerja pemerintahan, sebab teknologi ini masihpaling seksi menjadi trigger suatu pembangunan," katanya.

Adapun wilayah kabupaten di Jatim yang paling berpotensi untuk dikerjakan oleh pengusaha TI yaitu Kediri, Madiun, Ponorogo, Tuban dan Lamongan yang sedang mengarah ke sistem e-government.

Baca Juga : Kaum Milenial DobrakBudaya Industri 4.0

"Sedangkan Jember, Malang dan Banyuwangi telah lebih dulu mengembangkan layanan-layanan IT nya," imbuhnya.

Okky mengakui, pada tahun lalu, penjualan barang teknologi di Jatim merasakan penurunan 20% - 30%. Misalnya, satu toko seringkali mampu memasarkan 1.000 unit perlengkapan komputer maupun laptop, namun tahun lalu melulu mampu memasarkan 700 unit.

"Penurunan penjualan ini terjadi sebab menurunya permintaan dari proyek-proyek instansi pemerintahan, khususnya instansi swasta sangat menyeluruh penurunannya," katanya.

Sedangkan segmen ritel, penurunananya lebih tajam sebab setiap pribadi tidak tidak jarang mengubah atau melakukan pembelian perangkat komputer atau laptop yang baru.

"Kalau pribadi kan tidak tidak jarang kali ganti perlengkapan setiap tahun jadi memang pasarnya paling kecil sekali untuk para pengusaha TI," imbuhnya.

0 komentar:

Posting Komentar