Jumat, 26 April 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi terbaru 2019

Teknologi Informasi | Ericsson Pamer Teknologi 5G di Jakarta


Teknologi InformasiEricsson memperlihatkan platform 5G generasi terbarunya pada acara Barcelona Unboxed yang diselenggarakan di Jakarta. Pemimpin teknologi informasi dan komunikasi global ini sedang mengembangkan platform 5G dengan peningkatan portofolio di semua area inti, akses radio dan transportasi.

Penambahan pelbagai teknologi baru menciptakan platform lebih dinamis dan fleksibel, memungkinkan penyedia layanan guna mengembangkan jaringan mereka dan menyebarkan 5G secara bertahap.
Portofolio yang luas dari platform 5G Ericsson semakin diperkuat dengan sekian banyak  peluncuran produk sebagai ekstra dari konsep yang sebelumnya sudah diperkenalkanlaksana Ericsson Spectrum Sharing yang memfasilitasi proses perubahan ke jaringan 5G secara efisien, fleksibel, dan tanpa gangguan.

Berawal dari konsentrasi perusahaan terhadap internet of things (loT), platform 5G Ericsson ketika ini adalahplatform terlengkap guna penerapan layanan broadband seluler lanjutan dan Jaringan Telepon Tetap Nirkabel atau yang tidak sedikit dikenal sebagai FWA (Fixed Wireless Access).

Fredik Jejdling, Executive Vice President and Head Business Area Networks, Ericsson,menuliskan perseroan mempunyai portofolio untuk para penyedia layanan untukmenggiatkan 5G. Ericsson ketika ini pun telah mengenalkan jaringan 5G secara komersil di Amerika Serikat, Eropa, Asia dan Australia.

Baca Juga : Revolusi Industri 4.0 Mahasiswa Diminta Kuasai Teknologi

"Kami bakal terus mengembangkan portofolio kami untuk mempermudah hidup pelanggan, memungkinkan mereka mengelola perkembangan lalu lintas data yang terus meningkat, menyederhanakan operasi, dan mengawal pendapatan dari 5G,"
Sementara itu, Jerry Soper, Head of Ericsson Indonesia mengklaim bahwa Ericsson adalahperusahaan kesatu yang membawa dan mengenalkan 2G, 3G dan 4G ke Indonesia serta mengerjakan uji jajaki 5G.

"Dengan 18 kontrak 5G sudah diumumkan, kami telah mengantarkan 3 juta perlengkapan radio 5G Ready ke pelanggan kami di semua dunia," kata Soper.

Soper menambahkan untuk Indonesia, operator bisa memperoleh guna dengan tambahanpenghasilan 30 persen dari kesempatan pasar yang menyokong 5G pada tahun 2026.

Meski mendorong perkembangan 5G, Jerry pun menuturkan pihaknya tetap berkomitmen untukmenolong pelanggan Ericsson meyakinkan bahwa jaringan 4G mereka telah sesuai, sekaligus memungkinkan mereka guna bermigrasi ke 5G dengan lancar.

0 komentar:

Posting Komentar