Rabu, 24 April 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi dalam revolusi industri 4.0

Teknologi Informasi | INDI 4.0 ukur kesiapan sektor 
manufaktur hadapi Revolusi Industri 4.0



Teknologi Informasi - Kementrian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan sektor manufaktur prioritas guna bertransformasi mengarah ke industri 4.0. denganmerangkai Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) yang adalahindeks acuan untuk industri dan pemerintah dalam mengukur tingkat kesiapan industri bertransformasi mengarah ke industri 4.0 di Indonesia.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara menjelaskan, INDI 4.0 terdiri atas lima pilar, yakni manajemen dan organisasi (management and organization), orang dankebiasaan (people and culture), produk dan layanan (product and services), teknologi (technology), dan operasi pabrik (factory operation). Adapun level dalam INDI 4.0 mulai dari level 0 yang dengan kata lain belum siap bertransformasi ke industri 4.0.
Kemudian, level 1 industri masih pada etape kesiapan awal, level 2 ialah industri pada etape kesiapan sedang, level 3: industri telah pada etape kesiapan matang, dan level 4 menandakan industri sudah merealisasikan industri 4.0.
“Sampai ketika ini, sejumlah 328 perusahaan industri sudah mengerjakan self-assesment INDI 4.0 secara online melewati akun SIINas (Sistem Informasi Industri Nasional),” ungkap Ngakan.
Jumlah tersebut meliputi 39 perusahaan industri makanan dan minuman, 10 perusahaan industri tekstil, serta 30 perusahaan industri kimia,
Selanjutnya, 198 perusahaan industri otomotif, 28 perusahaan industri elektronika, 11 perusahaan industri logam, 11 perusahaan industri aneka, dan 1 perusahaan industri EPC. “Dari hasil self-assesment INDI 4.0, industri di Indonesia lumayan siap guna bertransformasi mengarah ke indsutri 4.0,” tegasnya.

Baca Juga : Taman di UEA Tampilkan Tanaman yang Disebut dalam Alquran


Kemenperin bareng tim juri, yakni McKinsey&Company, Microsoft Indonesia, SAP Indonesia, PT. Schneider Eletric Indonesia, dan Akademisi Universitas Diponegoro, mengerjakan verifikasi dan validasi hasil self-assesment itu untuk menyerahkan penghargaan dan apresiasi untuk perusahaan industri yang bertransformasi mengarah ke industri 4.0.
“Selain menyimak capaian self-assesment INDI 4.0, kriteria dalam pemberian penghargaan itu yaitu roadmap dan journey implementasi industri 4.0 di perusahaan industri, dan pastinya perusahaan nasional,” tambahnya.
Kemenperin telah memutuskan lima industri yang menemukan penghargaan INDI 4.0, yakni (1) PT. Indolakto guna sektor industri makanan minuman, (2) PT. Pupuk Kaltim guna sektor industri kimia, (3) PT. Pan Brothers, Tbk guna sektor industri tekstil, (4) PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia guna sektor industri otomotif, dan (5) PT. Hartono Istana Teknologi guna sektor industri elektronika.
Dalam susunan acara ini, Kemenperin menunjuk PT. Schneider Electric Manufacturing Batam (PT. SEMB) sebagai Lighthouse Industri 4.0 di Indonesia. Penunjukan ini menurut Program Batam Digital Tranformation Journey yang dibuka tahun 2017, mencakup 4 pilar, yakni cyber security, people and leadership, product life cycle and data management, dan data analytics.
Ngakan menjelaskan, kunci keberhasilan PT. SEMB dalam mengerjakan transformasi digital dilaksanakan melalui sejumlah tahap antara beda (1) Pendefinisian komitmen dari manajemen puncak ke level sangat bawah dan perumusan target perusahaan secara jelas; (2) Pengembangan kompetensi digital dan mengolah mindset, kebiasaan kerja dan organisasi mengarah ke digital attitude; dan (3) Scalling upmelalui pengembanganketerampilan dan adopsi model operasional yang baru dan tepat guna untuk diterapkan di perusahaan.
“Dengan adanya lighthouse ini bisa menjadi pembelajaran untuk industribeda dalam bertransformasi mengarah ke industri 4.0. harapannya, ke depan semakin tidak sedikit lighthouse yang tersebar di semua wilayah Indonesia,” tuturnya.
Pada tahun 2018, Kemenperin bareng TUV Rheinland, PT. Festo Indonesia, dan PT. Schneider Electric Indonesia menyelenggarakan tuntunan teknisuntuk 65 peserta manager transformasi industri 4.0 di PT. SEMB. “Manajer tranformasi ini sebagai leader dalam mengerjakan transformasi industri 4.0 di perusahaannya,” imbuhnya.(wn)


0 komentar:

Posting Komentar