Selasa, 23 April 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi perbankan

Teknologi Informasi | Perbankan mulai serap melakukan 
pembelian barang modal guna digitalisasi produk dan layanan



Teknologi Informasi - Perbankan terus mengembangkan teknologi infrastruktur untuk menambah digitalisasi produk dan layanan. Sejumlah bank telah mulai menyerap perkiraan belanja modal (capex) IT mereka di tiga bulan kesatu tahun ini.

Pengembangan teknologi yang telah dilaksanakan tersebut lumayan telah terbukti memberikan akibat positif untuk bisnis bank dengan meningkatnya jumlah nasabahnya.

PT Bank Negara Indonesiaa Tbk (BBNI) contohnya telah menyerap selama 15% capex IT yangdiperhitungkan sebesar Rp 1 triliun tahun ini. Direktur Teknologi Informasi & Informasi BNI Dadang Setiabudi mengatakan, dana itu direalisasikan guna pengembangan inovasi digitalisasi produk dan layanan BNI.

"Sejalan dengan pengembangan itu, pertumbuhan nasabah paling baik yang sifatnya langsung (nasabah baru BNI) maupun yang tidak langsung yaitu nasabah mitra seperti fintech yang berkontribusi terhadap perkembangan transaksi BNI. Setiap bulan angka pertumbuhannya paling baik," kata Dadang untuk Kontan.co.id, Senin (22/4).

Dadang menambahkan, perkembangan transaksi yang sangat tinggi yang dicatatkan BNI dari pengembangan teknologi dan digital sekitar kuartal I-2019 ialah payment gateway services melewati API Management (Open Banking Services). Hal ini didorong denganbertambahnya transaksi-transaksi digital yang melewati fintech, e-commerce, dan lain-lain.

Baca Juga : 115 Makalah Ilmiah Dipaparkan di Seminar Nasional Unisbank

BNI bakal terus melanjutkan pengembangan inovasi baru. Salah satunya peluncuran New BNI Mobile Banking yang mempunyai tampilan dan sejumlah fitur anyar di antaranya fasilitas top up guna Link Aja. "Selanjutnya bakal terus terdapat inovasi-inovasi baru dari BNI yang sehubungan dengan digital banking," kata Dadang.

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) pun terus mengerjakan inovasi-inovasi produk dan layanan. Bank pelat merah ini sudah memperhitungkan capex IT Rp 2 triliun lebih tahun ini.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Mandiri Rico Usthavia Frans mengatakan, serapan melakukan pembelian barang modal di triwulan kesatu lumayan bagus. "Itudipakai untuk pembangunan sistem dan pun pembaharuan sistem," ujarnya.

Sementara PT Bank Tabungan Negara Tbk sudah memperhitungkan capex IT selama Rp 500 miliar yang difokuskan untuk berbenah hal-hal yang menyokong aspek tata kelola baik dari sisi software maupun infrastruktur. Dalam kuartal I-2019 telah terserap selama 10%.

0 komentar:

Posting Komentar