Rabu, 24 April 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi dalam al quran

Teknologi Informasi | Taman di UEA Tampilkan 
Tanaman yang Disebut dalam Alquran



Teknologi Informasi - Taman yang dihiasi sekian banyak  pepohonan dan tumbuhan tentunya telah biasa. Namun,bertolak belakang halnya dengan taman di Uni Emirat Arab (UEA). Taman botani yang ada di Sharjah Desert Park ini memperlihatkan sejumlah tumbuhan yang dilafalkan dalam Alquran dan Sunnah.

Area itu didaulat sebagai taman islami kesatu di dunia ini. Taman itu diresmikan Otoritas Lingkungan dan Kawasan Lindung (EPAA) UEA lima tahun yang lalu. Saat itu, Sharjah dinobatkan sebagai Ibu Kota Kebudayaan Islam pada 2014.
Taman islami ini pun berperan urgen dalam sektor pariwisata Sharjah. Siswa sekolah pun mengunjungi taman ini guna belajar mengenai tanaman, khususnya yang dilafalkan dalam Alquran dan Sunnah.

Anggota Dewan Tertinggi dan Penguasa Sharjah, H.H. Dr. Sheikh Sultan bin Muhammad Al Qasimi, menyimpulkan untuk menciptakan taman botani Islami berkolaborasi dengan UNESCO pada 2006. Sheikh Sultan menekankan pentingnya menghubungkan agama dan sains.

Karena itu, visi menyusun Taman Botani Islam ini merupakan untuk menambah kesadaranmengenai pembangunan berkelanjutan, lingkungan dan pentingnya melestarikan kebiasaan Islam. Ketua EPAA, Hana Saif Al Suwaidi, menuliskan taman botani islami menyerahkan pengunjung peluang untuk menyaksikan tanaman yang dilafalkan dalam Alquran dan sunnah.

"Pohon-pohon, semak-semak, dan jamu disajikan dengan teknik yang inovatif dengan nama ilmiah mereka dalam bahasa Arab dan bahasa Inggris dan susunan khasiat obat-obatan sertaguna kesehatan dan gizinya," kata Al Suwaidi, dikutip dari Emirates News Agency, Ahad (21/4).

Ia melanjutkan, taman ini mencakup sebuah kamar bayi, restoran, ruang ruang belajar dan perpustakaan. Menurutnya, taman ini menerima semakin tidak sedikit pengunjung. Sejakdimulai pada 2014, sekitar separuh juta orang telah mendatangi taman ini.

Taman botani islami ini memperlihatkan 50 tumbuhan yang dilafalkan dalam Alquran,tergolong tamarisk, duri Kristus, pohon palem, Punica granatum (delima), anggur, buah ara, zaitun, kemangi, kayu putih, jahe, Acacia tortilis, Buxus dioica, Salvadora persica dan Lawsonia inermis. Di taman ini, pun ada 42 tumbuhan yang dilafalkan dalam Sunnah,tergolong Nigella sativa (jintan hitam), kunyit, lidah buaya dan mustar.

Hanya terdapat dua tumbuhan yang dilafalkan dalam Al-quran yang tidak terdapat di taman ini, yaitu Al Zaqqum (pohon yang tumbuh di Neraka, dan Al Gharqad (Nitraria)yakni 'pohon orang Yahudi', yang melulu tumbuh di Palestina.

Tidak melulu itu, Islamic Botanical Garden pun menawarkan pengunjung peluang untukmenyaksikan pohon gaharu langka, yang mempunyai bahan aromatik terbaik diekstraksi, dan pohon eucalyptus.

Baca Juga : Perbankan mulai serap melakukan pembelian barang modal guna 
digitalisasi produk dan layanan

Di samping itu, terdapat layar pintar yang menyerahkan informasi mengenai nama, manfaat, dan kegunaan. Al Suwaidi mengatakan, dibentuknya taman ini bertujuan mendorong refleksi dan menekankan pentingnya hubungan antara Islam dan pelestarian lingkungan. Di samping, untuk mengenalkan pada non-Muslim berhubungan perspektif Islam mengenai makhluk hidup dan menyerahkan informasi tentang guna terapeutik dan nutrisi makanan.

Ia melanjutkan, taman ini pun dilengkapi dengan ruang ruang belajar dan perpustakaanguna pengunjung dari segala usia. Adapula buku-buku dan referensi tentang tumbuhan yangdilafalkan dalam Alquran dan Sunnah dan tentang penyembuhan kenabian (thibbun nabawi).

Al Suwaidi menjelaskan, dibutuhkan para pakar botani sekitar tiga tahun untukmengoleksi tanaman berkolaborasi dengan UNESCO. Tim riset ilmiah melakukan pembelian tanaman musiman laksana Euphorbia pithyusa dan Senna alexandrina dari wilayah terdekat, dan tumbuhan lain didapatkan sebagai tumbuhan atau biji dari negara lokasi mereka tumbuh.

"Kami memakai teknologi canggih untuk menanggulangi tantangan terbesar dan membuat lingkungan yang sesuai untuk seluruh tanaman," tambahnya.

0 komentar:

Posting Komentar