Rabu, 24 April 2019

Teknologi Informasi | teknologi informasi pendidikan

Teknologi Informasi | Kominfo Buka 25.000 
Beasiswa Talenta Digital



Kabar baik untuk lulusan SMA, D3, S-1 sampai masyarakat umum. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan menyerahkan 25.000 beasiswa guna program edukasi tanpa gelar Digital Talent Scholarship 2019 .
Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu mengatakan, beasiswatersebut ditujukan guna meningkatkan kemampuan serta daya saing sumber daya insan Indonesia di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

“Peserta program akan diajar secara intensif guna menguasai hardskill dan softskillcocok dengan peminatan di bidang teknis artifical intelligence , big data , cloud computing, cyber security , internet of things , dan machine learning serta sejumlah tema pelatihan lainnya,” kata Setu dalam penjelasan tertulis kemarin.
Dia menjelaskan, program ini kelanjutan dari 2018. Ketika tersebut Kemenkominfomengenalkan program guna menyiapkan 1.000 talenta yang menguasai kemahiran digital guna menyokong visi Indonesia guna menjadi negara ekonomi digital terbesar pada 2030.

“Selain tersebut program Digital Talent Scholarship ditujukan untuk meluangkan talenta yang diperlukan dalam revolusi industri 4.0,” ujarnya. Pada tahun ini program Digital Talent Scholarship 2019 akan menyerahkan kesempatan untuk 25.000 peserta untukmengekor pelatihan yang di kemas dalam empat akademi. Setiap akademi mempunyai kriteria tertentu untuk peserta.

Keempat akademi tersebut, kesatu, Fresh Graduate Academy (FGA) yang ditujukan untuk lulusan D3, D4, dan S-1 bidang TIK (atau yang bersangkutan). Program ini terbuka untuk penyandang disabilitas. Kemudian Vocational School Graduate Academy (VSGA), yaitu program pelatihan intensif untuk lulusan SMK. Coding Teacher Academy (CTA) yang ditujukan untuk para guru SMK, SMA, madrasah aliyah serta SMALB bidang TIK (terbukauntuk guru PNS dan non-PNS). Selanjutnya Online Academy (OA), program pelatihan onlineuntuk masyarakat umum, tergolong ASN, mahasiswa, dan pelaku industri.
Berdasarkan keterangan dari Setu, beasiswa ini dikelola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo berkolaborasi dengan 31 perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, 23 politeknik, dan 4 perusahaan teknologi global, yakni AWS, Cisco, Google, dan Microsoft.

“Kementerian Kominfo pun menyiapkan pekerjaan pasca pelatihan untuk peserta program. Targetnya guna mempertemukan kemahiran yang dipunyai oleh talenta digital dengankesempatan kerja dan usaha di sekian banyak  perusahaan teknologi,” paparnya.

Masa pencatatan program dibuka pada 20 April 2019 sampai 19 Mei 2019. Bagi informasi lebih lanjut dan pencatatan masyarakat bisa mengakses https:// digitalent.kominfo.go.id atau di Instagram


0 komentar:

Posting Komentar