Senin, 15 April 2019

Teknologi Informasi | Teknologi Informasi Handphone

Teknologi Informasi | Bara Panas Persaingan 
Ponsel Layar Lipat


Teknologi Informasi  - Perang' ponsel layar lipat mulai memanas setelah sebanyak produsen pamer kemunculanperlengkapan baru mereka. Di luar perkiraan, perusahaan asal China Royole Corporationmalah menjadi yang kesatu mengungkap kemunculan ponsel layar lipat Flexpai pada Desember 2018 lalu.

Selang dua bulan kemudian, Samsung kesudahannya menjadikan San Fransisco sebagai lokasi 'kelahiran' Galaxy Fold pada Jumat (22/2).

Selang sejumlah hari, dua produsen ponsel yaitu Huawei dan LG turut mengekor trenserupa dengan mengenalkan ponsel layar lipat. Huawei mengenalkan Mate X dan LG dengan V50 ThinkQ yang pun mengusung konsep layar lipat.
Lantas, apa saja perbedaan salah satu keempat ponsel layar lipat tersebut?

Royole Flexipay
Dilansir dari Digital Trends, Royole mendesain Flexpai serupa dengan iPad tetapi layar yang luwes memungkinkan ponsel tersebut dilipat tanpa adanya celah. Layar Flexpai berukuran 7,8 inci, ketika layar dilipat ukurannya menjadi 4 inci. Ketebalan ponsel ini 7.8mm dan beratnya melulu 320 gram, setara dengan iPhone XS Max.
Untuk jeroan, ponsel ini dibekali prosesor Snapdragon seri 8 dan RAM 6 GB dengan sistem operasi Android 9 Pie. Resolusi layar 1.440x1.920 piksel dengan rasio layar 4:3.
Flexipay mengangkat kamera menarik yang dicantumkan dua buah di layar ponsel dengan sensor setiap 20 megapiksel dan 16 MP. Ponsel layar lipat ini ditenagai baterai berkapasitas 3.800 mAh.
Samsung Galaxy Fold
Samsung kesudahannya mengungkap kemunculan Galaxy Fold dengan layar 4,6 inci ketika dilipat dan 7,3 inci saat dibuka. Galaxy Fold akan terdapat pada 26 April dengan harga mulai $1,980 atau Rp27,8 juta.
Galaxy Fold dilengkapi dengan 12 gigabytes RAM dan baterai di masing-masing sisi ponsel yang bisa dilipat. Samsung menenggelamkan enam kamera, tiga di belakang, satu di depan dan dua di dalam.
Huawei Mate X
Huawei Mate X jadi ponsel lipat dengan teknologi 5G kesatu di dunia. Mate X dibanderol lebih mahal dari Galaxy Fold yaitu seitar Rp36,5 juta. Huawei menyinggung ponsel ini akan terdapat pada pertengahan 2019.
Dalam posisi dilipat, Mate X menjadi ponsel dengan ukuran 6,6 inci. Sementara saat dilebarkan dimensinya pulang menjadi 8 inci. Saat kedua layar dilipat ke belakang, Huawei tetap menggiatkan layar di kedua sisi. Berbeda dengan Fold yang mematikan layar di di antara sisinya saat ponsel dilipat ke belakang.
Dari sisi ketebalan, Mate X lebih tipis dengan 5,4 mm dalam mode tablet dan 11 mm saat dilipa. Ketebalannya terhitung masih lebih tipis ketimbang Fold.
LG V50 ThinkQ


LG mengenalkan ponsel lipat tetapi bukan berupa layar di kedua sisinya. Sepintas ponsel ini tampak tidak banyak tertinggal dari ponsel layar lipat laksana Samsung Galaxy Fold atau Huawei Mate X.

Masing-masing layar V50 ThinkQ bekerja sendiri-sendiri sampai-sampai pemakai dapat menonton film di di antara layar, sedangkan layar lainnya dipakai untuk berselancar di internet misalnya. Ponsel layar ganda ini telah dilengkapi dengan koneksi 5G, laksana dikutip Reuters.

0 komentar:

Posting Komentar