Kamis, 04 April 2019

Teknologi Informasi | Pembelajaran dan Pemerataan Kesempatan Belajar




Teknologi Informasi  - Pengajaran dan Pelatihan (Diklat) Peningkatan kompetensi Guru SMP dalam pelajaran berbasis Teknologi Info Komunikasi (TIK) Kabupaten Deliserdang Tahun 2019 ditutup secara sah oleh Bupati Deliserdang diwakili Sekretaris Tempat Kabupaten (Sekdakab) Darwin Zein, dipandu Kepala Badan Kepegawaian Tempat (BKD) Deliserdang Yudi Hilmawan, mewakili Organisasi Perangkat Tempat (OPD) berkaitan, Mewakili Institusi Penjamin Kualitas Pengajaran (LPMP) Provinsi Sumut Azlina Laila Syahriza, di Gedung Serba Guna Badan Kepegawaian Tempat Kabupaten Deliserdang, Lubuk Pakam, Selasa (2/4/2019) .

Penutupan Diklat ini dimulai dengan laporan Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi BKD Kabupaten Deliserdang Sunardi, ditandai dengan pelepasan petunjuk peserta diklat terhadap dua perwakilan, yang dicontoh oleh 40 peserta selama 12 hari atau 110 jam pembelajaran, diawali dari tanggal 20 Maret sampai 2 April 2019 .

Sunardi juga menceritakan, selama Diklat berlangsung dilaksanakan pengevaluasian (angket) oleh sesama peserta terpilih; peserta yang paling disiplin, Dister Sinaga selaku guru SMP Negeri I Hamparan Perak, Peserta yang menunjukan kerjasama dalam mengatasi Tugas-tugas yakni Hari Indrawan Siregar dari SMP Negeri I Batangkuis, Peserta yang paling menunjukan Prakarsa yang membangun yakni Emelia Sharmanuan Magdalena dari SMP Negeri 2 Pancur Batu, Peserta yang paling Terlihat perilaku kepemimpinan Hotlan Martua Simanjuntak dari SMP Negeri 1 Kutalimbaru.
Dari hasil pelaksanaan belajar mendidik dan post test,  4 orang menerima poin tertinngi yakni Fauziah dari SMP Negeri 1 Patumbak, Nining Esti Rahayu dari SMP Negeri 1 Tanjung Morawa, Safrijal dari SMP Negeri 1 Beringin, Sri Rezeki dari SMP Negeri 4 Percut Seituan.

Tujuandi kerjakannya Diklat untuk meningkatkan keterampilan para guru dalam mengerjakan pelaksanaan pelajaran, sehingga bisa mendukung usaha peningkatan dan pemerataan kualitas pengajaran sekalian menyelesaikan persoalanyang dihadapi dan dialami oleh guru dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Kecuali itu, juga sebagai upaya untuk mendukung dan memberi peluang bagi para guru untuk meningkatkan profesionalisme. Sehingga bisamengerjakan tugas dengan lebih bagus dalam pelaksanaan belajar mendidik dan meningkatkan kualitas pengajaran dan hasil belajar mendidik

Sambutan tertulis Bupati yang dipersembahkan Sekdakab Darwin Zein mengatakan, penerapan Teknologi Info Komunikasi (TIK) menjadi sebuah metode yang tepat sasaran dan efesien dalam mempersembahkan info. Banyak aktivitas dalam pelajaran yang dapat dilaksanakan guru dengan bantuan teknologi info ini diantaranya ialah, pengembangan sumber belajar, pembuatan agenda pelajaran, penyampaian bahan didik dan evaluasi pelajaran.

Oleh sebab itu, peningkatan kompetensi guru dalam pelajaran berbasis Teknologi Info dan Komunikasi (TIK), menjadi benar-benarpenting, supaya kompetensi profesional guru kian bagus serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengembangan metode TIK bagi kepentingan pengajaran, terutama bagi guru terhadap peserta ajar.

Yakni salah satu pilar utama yang selalu terus berjuang demi tercapaianya tujuan pengajaran dalam rangka menempuh tujuan pengajaran hal yang demikian, karenanya ,benar-benar diperlukan peran pengajar yang profesional. Oleh sebab itu, pembinaan bagi para kekuatan pengajar menjadi benar-benar penting sebagai upaya untuk mendukung dan memberi peluang bagi para guru untuk meningkatkan profesionalisme dalam mengerjakan tugasnya secara profesional.

Dibutuhkan bermacam upaya-upaya, salah satunya dengan menyelenggarakan Diklat peningkatan profesionalisme guru pada hari ini. Sesudah mencontoh program ini, diinginkan bisa meningkatan wawasan serta pengetahuan untuk menjadi bekalnya didalam mengerjakan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerjanya masing-masing.


Baca Juga : ( Sekdakab Zein Harapkan TIK Jadi Cara Efektif dalam Penyampaian Informasi di Sekolah )





0 komentar:

Posting Komentar