Selasa, 02 April 2019

Teknologi Informasi Solusi | Tantangan Ekonomi Digital

Teknologi Informasi | Solusi Tantangan Ekonomi Digita



Teknologi Informasi  -  Perkembangan Teknologi Info dan Komunikasi (TIK) yang cepat dalam dua dekade terakhir berperan penting dalam mendukung ekonomi komputerisasi, sehingga pertumbuhan smart city di Indonesia kian meningkat.
“Salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bisa mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional via pemanfaatan Teknologi Informasi merupakan Palapa Ring,” kata Menteri Koordinator Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution pada acara Smart Citizen Day 2019 di Jakarta, Kamis (28/3).
Dia menyatakan, Palapa Ring ialah proyek infrastruktur Teknologi Informasi  berupa pembangunan jaringan serat optik sepanjang 12.148 km di semua kawasan Indonesia.
“Proses pembangunannya terdiri atas Skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang terdiri dari Palapa Ring Barat, Tengah, dan Timur tersebar di 57 Ibukota Kota Kabupaten (IKK) serta skema Non-KPBU di 457+3 IKK,” katanya.

      Sampai April 2019, Palapa Ring Barat, Tengah, dan Non-KPBU sudah beroperasi, sementara pelaksanaan Paket Timur ialah 94.6 persen dan menyisakan interkoneksi di tempat laut kawasan Maluku dan Papua komponen tengah.
Darmin ingin, Palapa Ring bisa mengasah pertumbuhan dan pemerataan pembangunan sosial ekonomi khususnya di tempat 3T ketinggalan, paling depan, dan terluar  via penyediaan dunia onlineberkecepatan tinggi (broadband) yang berkwalitas, aman, dan relatif murah.

             “Pengembangan Teknologi Informasi  sebagai salah satu infrastruktur yang bisa mendukung konektivitas dan juga sebagai ruang penciptaan ekonomi sehingga membuka beragam{peluang,” jelasnya.
Dia menambahkan, pemanfaatan TIK {bisa} membawa perubahan bagi aktivitas ekonomi di perdesaan, dan pada hasilnya bisa mendukung inklusivitas.
“Ketika ini sudah banyak platform yang mencoba mendukung sektor agrikultur di perdesaan untuk memanfaatkan teknologi komputerisasi, seperti aplikasi Regopantes untuk sektor pertanian, dan aplikasi Aruna untuk sektor perikanan,” ujarnya.
Berdasarkan Darmin, hal yang perlu menjadi perhatian ialah pengembangan komputerisasi yang dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Sumber Energi Manusia (SDM) lokal.“Oleh sebab itu, dalam rangka menghadapi perkembangan era ekonomi komputerisasi, kita perlu mendukung industri berbasis brainware. Pengembangan bakat komputerisasi Indonesia menjadi krusial supaya mempunyai kompetensi yang relevan,” katanya. (R/R10/R06)

0 komentar:

Posting Komentar