Selasa, 02 April 2019

teknologi informasi dan komunikasi




Teknologi InformasiPada era globalisasi ketika ini, pertumbuhan teknologi komunikasi terutama internet yang bersangkutan dengan dunia Siber dewasa ini telah merambah ke sekian banyak  aspek kehidupan masyarakat kita, baik politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. Sehingga secara tidak langsung menuntut anda sebagai prajurit Kostrad untuktidak jarang kali siap sedia, baik secara pengetahuan maupun keterampilan supaya tidak ketinggalan dengan lajunya pertumbuhan teknologi komunikasi tersebut.

Karena itu, masing-masing prajurit mesti mengetahui dan menguasai teknologi informasi itu, tergolong di dalamnya teknologi Siber. Dengan begitu, anda akan mempunyai daya tangkal terhadap ancaman, gangguan dan hambatan serta kendala yang semakin kompleks.

“Apabila anda menguasai teknologi Siber, maka ancaman, gangguan, hambatan, kendala yang semakin kompleks bakal dapat ditanggulangi dengan baik,” cerah Asisten Intelijen Kaskostrad Kolonel Inf Bayu Permana dalam amanat yang diucapkan Pamen Ahli Gol IV Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kolonel Inf Drs. Heru Dwi Wahana, M.Sc ketika membuka penataran Siber jajaran Kostrad, berlokasi di ruang Mandala, Markas Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (25/03/2019).

Lebih lanjut Asisten Intelijen Kaskostrad Kolonel Inf Bayu Permana mengatakan, penataran ini merupakan tahapan percepatan untuk menyusun kader prajurit Siber yang handal. tidakmelulu itu, penataran ini pun dapat berfungsi untuk meningkatkan keterampilan IT baikdari sisi kuantitas dan kualitas, menambah citra satuan, meminimalisasi kekeliruan pemberitaan, sebagai agen/kontributor perkabaran di satuan. selain tersebut Siber bisa bertujuan untuk menyusun opini positif dan mengerjakan counter opini.

Peserta penataran memperhatikan dengan cermat semua pelajaran yang dikatakan tim penatar serta memakai waktu secara efektif dan efisien supaya mendapatkan pemahaman yang komprehensip. Di samping itu, peserta hendaknya tidak segan-segan menanyakan hal-hal yang belum dimengerti, supaya mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai intisari dari semua materi penataran, sampai-sampai tidak ragu dalam mengemban tugas di satuan masing-masing.

Asisten Intelijen Kaskostrad Kolonel Inf Bayu Permana berpesan untuk tim penatar supaya memberikan bekal pengetahuan, teori praktis dan informasi pertumbuhan teknologi komunikasi serta Siber untuk peserta, sampai-sampai peserta penataran dapat memahami,memahami dan bisa menyerap pelajaran yang disampaikan supaya dapat diaplikasikan untuk menyokong tugas pokok Kostrad.

Penataran dibuntuti oleh 50 personel dari perwakilan satuan jajaran kostrad baik Markas Kostrad, jajaran Divif 1 Kostrad, jajaran Divif 2 Kostrad maupun jajaran Divif 3 Kostrad.

0 komentar:

Posting Komentar